MAKASSAR, BKM — Tahapan seleksi berkas pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah rampung. Saat ini, pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional IV Makassar sementara mempersiapkan lokasi yang cocok untuk tes tertulis. Yang dipilih harus memenunuhi beberapa syarat.
Menurut Kepala BKN Regional IV Makassar Sayadi, tempat tes harus luas karena harus mengakomodir sekitar 1000-an peserta tes satu gelombang. Selain itu, ketersediaan listrik dengan kapasitas cukup besar juga menjadj pertimbangan utama. Pasalnya, tes tertulis itu akan dilaksanakan secara daring menggunakan komputer. Sehingga pihaknya juga harus menyiapkan komputer bagi para peserta tes.
Sayadi melanjutkan, pihaknya sudah mengusulkan agar tes tertulis digelar di Hotel Dalton yang berlokasi dari Jalan Perintis Kemerdekaan.
“Rencananya kita mau gunakan (Hotel) Dalton. Ternyata informasi dari pusat, anggaran untuk Dalton terlalu besar. Sehingga belum ada kepastian yang ditentukan hingga saat ini,” ungkap Sayadi, Senin (22/10).
Dia terpaksa terbang ke Jakarta, kemarin sore untuk merapatkan persoalan ini dengan BKN Pusat.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi ASN BKD Sulsel Irwansyah mengatakan, pihaknya sudah merampungkan tugas dan kewenangan BKD dalam melakukan verifikasi berkas para pelamar.
Selanjutnya, dia menyerahkan sepenuhnya kepada BKD untuk melaksanakan tahapan tes tertulis.
“Tes tertulis menjadi kewenangan penuh BKN. Tugas kami sudah selesai,” kata Irwansyah.
Dia mengatakan, pencetakan nomor tes dan penentuan lokasi tes tinggal menunggu dari BKN. “Kita tunggu BKN mengeluarkan nomor tes yang juga sudah ada penentuan lokasinya. Kita tunggu dari berita dan informasi,” jelasnya.
Menurut rencana, seleksi kompetensi dasar dan bidang akan dilaksanakan 28 Oktober mendatang. Praktis sebelum jadwal tes kompetensi dilaksanakan, peserta ujian sudah harus bisa mengunduh dan mencetak nomor tes dari masing-masing akun. Hasil uji komptensi nantinya akan menjadi kewenangan BKN sepenuhnya.
“BKN sebagai institusi yang diberi kewenangan atau mandat untuk melaksanakan seleksi kompetensi dasar dan bidang. Semua ada pada BKN. Kami dari BKD sudah tidak punya kewenangan lagi,” jelasnya.
Dia menambahkan, saat ini BKN sementara mencari tempat untuk lokasi uji kompetensi dasar. Minimal yang bisa memuat sekitar 1.000 orang dalam tiap sesi.
BKN sempat minta masukan dari BKD Provinsi Sulsel dan diusulkan untuk menggunakan GOR Sudiang. Namun sayang, pada saat bersamaan, GOR Sudiang dipergunakan untuk sebuah event.
“BKN sementara mencari tempat yang bisa memuat sekitar 1.000 orang dalam setiap sesi. Ini membutuhkan infrastruktur yang tidak sedikit. Apalagi membutuhkan unit komputer dan ketersediaan tenaga listrik. Kemarin minta masukan dari kami. Kita kasih ke GOR Sudiang. Tapi rupanya dapat bersamaan GOR Sudiang terpakai. Sementara mencari terus.” pungkasnya.
Dihubungi terpisah, Kepala BKD Kota Makassar Basri Rakhman juga belum bisa memastikan lokasi pelaksaan tes CPNS. Ada dua tempat yang jadi opsi. Jika bukan di BKN, maka akan dilaksanakan di sekolah atau kampus tempat UNBK pernah berlangsung belum lama ini.
“Kalau lokasi dalam edaran Menpan, awalnya di BKN. Terus ada edaran lagi, BKN hanya bisa mengakomodir kantor lembaga atau pusat. Kalau kita di daerah dipersilakan menggunakan lokasi UNBK,” kata Basri, kemarin. (rhm-nug/rus/c)
BKN Kesulitan Cari Lokasi Tes Tertulis CPNS
×

