pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Prof Dwia:”Sekiranya Ibu Ada Salah Mohon Dimaafkan”

MAKASSAR, BKM–Innalilahi wainna ilahi rojiun. Kabar duka menyelimuti keluarga besar Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu. Ibunda Rektor Unhas Hj Junidah meninggal dunia dan menghembuskan nafas terakhirnya, Selasa (23/10).
Kepergian Hj Junuda di usia 85 tahun tentu menimbulkan duka mendalam bagi Prof Dwia.
Sebab selama satu bulan belakangan ini, diluar dari kesibukkan Prof Dwia mengembang tugas sebagai Rektor di Unhas, dirinya tidak pernah absen menemani dan mendampingi ibundanya berobat hingga mengantarkannya diperistirahatan terakhir ibundanya.
Maka tidak heran, saat ia mendapatkan kabar meninggalnya ibunda disela-sela kegiatan yang ia harus hadiri, untuk membuka acara Anti Corruption Summit 2018, di Four Points By Sheraton, ia segera bergegas tinggalkan acara pascapembukaan dan langsung menuju kediaman di rujab Rektur Unhas di Jalan RA Kartini.
Ibunda Prof Dwia meninggal sekitar pukul 10.45. Hj Junuda tutup usia setelah beberapa bulan belakangan ini menderita penyakit Sirosis. Ditemui di rumah duka, Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu tidak pernah sekalipun beranjak dari samping ibundanya. Tamu yang turut datang menyatakan bela sungkawa tidak pernah berhenti mengalir. Termasuk Wakil Ketua KPK, Laode Muh Syarief.
“Sekiranya ibu ada salah mohon di maafkan,” hanya kata itu yang selalu diucapkan Prof Dwia ketika kolega dan para pelayat datang memberikan ucapan turut berduka cita.
Seperti yang dibeberkan keluarga dekat Prof Dwia, Suharman Hamzah mengatakan, Prof Dwia sangat kehilangan dan terpukul atas kepergiaan ibundanya, yang diketahui sangat dekat dirinya, bahkan tiada hari Prof Dwia selalu mengabari sang ibundanya.
“Prof sangat berduka sekali, karena beliau inikan memang sangat dekat dengan ibundanya. Selama satu bulan ini sejak ibu sakit, Prof Dwia yang memang urus dan dampingi terus,” bebernya.
Lanjut Suharman juga mengaku, ibunda Prof Dwia meninggal dunia pada pukul 10.45 pagi tadi dan rencananya akan dimakamkan di perkuburan keluarga Yusuf Kalla yang berada di Pemakanan Pattene, besok paginya. Sebab masih ada beberapa kerabat dan anak dari Hj Junuda yang belum datang.
“Sakit parahnya itu tidak cukup satu bulan ini, sakit Sirosis. Rencananya akan di makamkan di Pattene besok (hari inired), karena masih ada kelaurga belum datang jadi kita rencananya dimakamkan besok pagi sebelum dhuhur,” ujarnya.
Di rumah duka sudah banyak pelayat datang memberikan ucapan langsung dan dalam bentuk karangan bunga. Bahkan rumah duka dipenuhi civitas akademik Unhas dan terlihat beberapa pejabat Pemprov dan Pemkot berada di rumah duka. (Ita)



×


Prof Dwia:”Sekiranya Ibu Ada Salah Mohon Dimaafkan”

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar