BANTAENG, BKM — Warga Jannayya (Bateballa), Desa Lumpangang, Kecamatan Pa’jukukang, digegerkan oleh berita kematian Rampe binti Sumang (35). Para tetangganya tidak menyangka keberangkatan Rampe empat bulan lalu ke Negeri Jiran Malaysia, adalah akhir pertemuan mereka.
Salah satu tetangga dekat korban Muh Amir, mengaku syok menerima berita kematian Rampe. “Tulang-tulang saya serasa remuk mendengar berita kematiannya. Saya tidak menyangka kalau Rampe menemui ajalnya di tangan suaminya sendiri”, tuturnya, Senin (29/10).
Tetangga korban mengaku mendapat kabar melalui sosmed dari rekan kerja suaminya di Lahad Datu, Malaysia. Unggahan tersebut disebarkan ponakan korban Resky Nur, dengan memajang foto korban bersimbah darah.
Wajah korban tidak bisa dikenali akibat dimutilasi dengan sabetan senjata tajam. Kedua tangan korban putus. Tangan kanan hilang sampai pergelangan. Lengan kiri putus sampai siku. “Tante saya dibunuh oleh suaminya sendiri,” kata Resky.
Informasi yang dihimpun BKM, pelaku yang bernama Ramli bin Arifuddin (37), sebelum ke Malaysia, dikenal sebagai residivis kambuhan. Dia pernah mengamuk dan membakar motor di kampungnya. Kejahatan lainnya adalah, dia diduga terlibat sejumlah pencurian dan akhirnya ditangkap lalu dipenjara di Rutan Bantaeng. “Baru beberapa bulan keluar dari penjara karena kasus pencurian”, ujar beberapa tetangga Ramli.
Menurut Daeng Kadere, Ramli diduga kalap menghabisi nyawa istrinya secara sadis, karena tidak terima dinasihati agar berhenti mengkonsumsi narkoba. “Dinasihati oleh istrinya supaya berhenti konsumsi sabu,” terangnya.
Kepala Desa Lumpangang Muh Harum, menyatakan prihatin atas musibah yang menimpa warganya. Kata dia, korban dihabisi di kontrakannya di Lahad Datu, Sabtu (27/10) pukul 20.00 waktu setempat.
Harum mengaku, saat ini pihaknya sedang berupaya mengurus pemulangan jenazah korban. “Saya sedang berkoordinasi dengan Dinas Sosial Bantaeng untuk proses pemulangan korban. Saat ini, jenazah korban disemayamkan di rumah sakit Lahad Datu”, pungkasnya. (wam/rus/c)
Suami Asal Bantaeng Mutilasi Istri di Malaysia
×

