MAKASSAR, BKM — Personel Resimen Mobile (Resmob) Polsek Tamalate meringkus Ar alias Indung, Selasa dini hari (30/10). Pria 24 tahun, warga Jalan Dangko ini merupakan spesialis pembobol rumah. Tercatat ada delapan kali ia beraksi di wilayah Dangko.
Usai menjalani pemeriksaan, Indung dibawa untuk pengembangan kasus. Ia diminta menunjukkan titik aksinya.
Di perjalanan tersangka mencoba melawan petugas. Selanjutnya berusaha melarikan diri. Tiga kali tembakan peringatan yang diberikan polisi, dia abaikan.
Dengan tembakan terukur, Indung dilumpuhkan dengan timah panas. Peluru bersarang di kaki kiri dan kanannya. Polisi kemudian mengevakuasinya ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapat perawatan medis.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Diaritz Felle, mengatakan petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembak kedua kaki tersangka. Karena saat dibawa menunjukkan lokasinya membobol rumah, ia mencoba untuk kabur.
”Dari tangan tersangka, diamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya celurit yang dibawa pada saat memasuki rumah korbannya. Satu buah linggis dan topi milik pelaku yang tertinggal di TKP usai melakukan aksinya,” jelas AKP Diaritz.
Dalam catatan kepolisian, terungkap jika tersangka sudah delapan kali beraksi di Jalan Dangko. Yakni, pada 25 Juli 2018 dia membobol sebuah rumah dan mengambil sejumlah barang dari dalam. Yakni tiga Samsung tab 3 warna putih. Samsung Galaxi V warna putih. Gawai Blackberry warna hitam. Jaket warna biru. Dompet yang berisikan surat-surat identitas dan ATM. Kerugian korban diperkirakan Rp10 juta.
Aksi kedua, membobol rumah dan mengambil rokok serta uang Rp2,5 juta. Di lokasi ketiga, menggasak gawai Advan warna hitam dan surat-surat penting dari dalam rumah.
TKP keempat, tersangka membobol rumah dan mengambil yang Rp200 ribu. Di TKP kelima, membawa kabur cincin, kalung dan anting emas seberat 9 gram. Kerugian korban ditaksir Rp5 juta.
Aksi pembobolan keenam pada Oktober 2018. Dari dalam rumah mengambil gawai Nokia warna biru, sendal, laptop Asus warna putih, serta TV LCD 23 inci warna hitam.
Dati TKP ketujuh masih di bulan Oktober 2018, mengambil gawai Samsung Young Z warna putih. Terakhir, di bulan September menggasak gawai Samsung. (jul/rus)
Delapan Kali Bobol Rumah, Dua Kaki Ditembak
×

