pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bundaran Samata akan Dibuat Serupa Simpang Lima Bandara

GOWA, BKM — Bundaran Samata yang terletak di perempatan poros Jalan Paccinongang, Jalan HM Yasin Limpo, Jalan Romangpolong, dan Jalan Tun Abd Razak, tahun depan akan berubah bentuk.
Bundaran Samata yang dihiasi tugu taman kota itu akan direnovasi. Bentuknya akan menyerupai simpang lima Bandara Sultan Hasanuddin. Renovasi Bundaran Samata ini diproyeksi menelan anggaran sekitar Rp30 miliar.
Anggaran renovasi Bundaran Samata ini bersumber dari sharing APBD Gowa dan APBD Sulsel. ”Iya, Bundaran Samata kita akan renovasi dengan dana sharing antara Pemkab Gowa dan Pemprov Sulsel. Estimasinya berkisar Rp30 miliar. Insha Allah tahun depan sudah jalan,” jelas Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan kepada wartawan, Kamis (22/11).
Dikatakan Adnan, untuk pembebasan lahan di sekitar bundara itu telah dianggarkan Pemkab Gowa. Adanya rencana renovasi bundaran tersebut, menurut Adnan, memang sudah menjadi planning Pemkab. Dimana, Bundaran Samata ini memang sudah perlu diperlebar, mengingat kawasan ini mulai padat pengguna jalan dan kerap mengalami macet.
”Bundaran Samata memang harus diperlebar untuk mengurai kemacetan di wilayah tersebut. Kita rancang menyamai simpang lima bandara,” kata bupati.
Dikatakan Adnan, tahun ini sudah dianggarkan sekitar Rp8 miliar. Sementara Pemprov Sulsel menganggarkan Rp22 miliar. Anggaran dari Pemprov sudah ada. Tapi pelaksanaan yang belum terealisasi.
”Makanya, saya sudah menyampaikan hal ini kepada pak Gubernur Nurdin Abdullah. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dikerjakan. Ini sharing karena menyentuh jalan Tun Abdul Razak yang masuk jalan provinsi,” tambah Adnan.
Adnan mengatakan, Bundaran Samata akan diperlebar menjadi 50 meter. Inilah yang membutuhkan lahan cukup besar. Sehingga seluruh bangunan di sekitarnya akan dihilangkan. Kawasan Bundaran Samata akan sama lebarnya dengan Jalan HM Yasin Limpo, yakni jalan menuju kampus UIN Samata.
”Kalau jalannya lebar maka bundarannya pastilah tidak representatif. Karena itu, kita akan buat dulu pelebaran bundarannya baru kemudian menyusul pelebarannya,” kata bupati lagi. (sar/mir)



×


Bundaran Samata akan Dibuat Serupa Simpang Lima Bandara

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar