pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Diduga Permainkan Takaran BBM, Bos SPBU Belang-belang Dipolisikan

MAROS, BKM — Ketua lembaga swadaya masyarakat (LSM) Aliansi Penah Merah Maros, Iskandar Gonrong resmi melaporkan H Nado pemilik Stasiun Pengisian Baha Bakar Umum  (SPBU) Belang Belang ke Polres Maros.

H Nado dipolisikan, terkait kasus dugaan pengurangan takaran minyak solar ke konsumen.

Ketua APM Maros, Iskandar Gonrong pada wartawan, Senin (4/12/2018) mengatakan, aktifitas penjualan bahan bakar minyak di SPBU Belang Belang di jalan poros Maros Pangkep yang diduga tidak sesuai dengan takaran yang dijual ke konsumen khususnya bbm jenis solar sudah kami laporkan ke polisi.

“Saya sudah resmi laporkan bos SPBU Belang belang ke Polisi,” ujar Iskandar Gonrong.

Dikatakan iskandar, rujukan laporan kami tertanggal 28 November 2018  No B/409 A.1/XI/2018 Reskrim sudah kami terima dari penyidik Polres Maros.

Dalam laporan kami disebutkan dugaan terjadinya tindak pidana mengurangi takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di pompa ketiga SPBU Belang Belang.

“Kami menduga terjadi tindak pidana sehingga kami laporkan ke polres Maros,” sebut Iskandar.

Soal terbukti atau tidak, bukan urusan kami, kami sebagai masyarakat tentu kami ingin mencari keadilan agar kejadian seperti apa yang kami laporkan tidak terulang kembali. Konsumen yang membeli BBM di SPBU tersebut tidak dirugikan.

“Saya laporkan, karena saya sebagai LSM tidak akan mungkin membiarkan kejadian ini berlarut larut karena yang dirugikan adalah konsumen,” kata Iskandar.

Ditambahkan Iskandar, tindakan yang dilakukan operator SPBU dengan cara mengurangi takaran BBM telah diatur dalam pasal 8,9 Jo pasal 62 UU RI NO 2 tahun 1998 tentan meterologi legal yang terjadi pada bulan November  2018 di SPBU 74.905.02 Belang Belang.

“Tindakan yang dilakukan oprator SPBU sudah jelas melangar undang undang konsumen,” kata Iskandar.

Dilepasnya segel pompa ketiga khusus solar diduga ada kerjasama antara operator dengan pemilik SPBU. Sehingga besar dugaan telah merugikan konsumen utamanya konsumen yang menggunakan kendaraan bermesin dissel.

“Saya menduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan oknum oprator SPBU  untuk memutuskan segel pompa nomor 3 khusus bbm solar dengan maksud untuk mengurangi takarannya masuk ke tangki mobil konsumen,” kata Iskandar Gonrong.  (Ari)



×


Diduga Permainkan Takaran BBM, Bos SPBU Belang-belang Dipolisikan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar