GOWA, BKM — Polres Gowa menoreh prestasi gemilang. Di penghujung tahun 2018 ini, Polres Gowa berhasil meraih penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Penghargaan ini diterima langsung Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga yang datang ke Jakarta didampingi tim work ZI-WBK Polres Gowa dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokasi Syafruddin di hotel Sultan Jakarta, Senin (10/12/2018) pagi.
Acara penganugerahan yang dihadiri Wakil Presiden HM Jusuf Kalla dan Waka Polri Komjen Ari Dono S, pejabat KemenPAN-RB serta para pejabat dari lembaga lainnya bagi Kapolres Gowa merupakan satu keberhasilan yang sangat membanggakan buat jajaran Polres Gowa.
“Puji syukur, penghargaan ZI-WBK ini akhirnya kami raih juga. Terima kasih atas segala dedikasi tim kerja Polres Gowa dan terima aksih untuk semua pihak khususnya para personil lingkup Polres Gowa yang telah berpartisipasi aktif sehingga penghargaan tertinggi ini kita bisa capai. Ini tentu memotivasi kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Shinto Silitonga yang dikonfirmasi via Ponselnya dari Jakarta.
Shinto juga mengatakan, prestasi ini merupakan keberhasilan seluruh personil dan dukungan masyarakat di Gowa untuk menjadikan Polres Gowa bebas dari korupsi.
Polres Gowa sebelumnya diusulkan meraih predikat ZI-WBK sejak bulan April lalu, dan kemudian terus dilakukan evaluasi oleh pihak KemenPAN-RB, yang pada akhirnya kini ditetapkan untuk memperoleh predikat bergengsi tersebut.
Zona Integritas dalam lingkup Polri itu sendiri adalah suatu predikat yang diberikan kepada Kesatuan Polri yang berkomitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
Bagi Polres yang telah memperoleh predikat ZI-WBK ini diberikan penghargaan berupa kenaikan tunjangan kinerja satu tingkat di atas Polres lainnya. Begitu pun bagi Polres yang mendapatkan predikat WBBM diberikan kenaikan tunjangan kinerja dua tingkat di atas Polres lainnya.
Selain Kapolres Gowa, turut hadir pula sejumlah Kajari, Kepala Bea Cukai, Kepala Lapas dan beberapa pimpinan unit secara nasional yang juga berhasil meraih predikat ZI-WBK tersebut.
“Ini bukanlah akhir dari proses, namun awal dari sebuah perjuangan untuk mewujudkan Polres Gowa yang lebih baik. Semoga kami dapat mempertahankan prestasi ini, dan juga dapat meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kemenpan-RB,” kata Shinto.
Terkait reward dari negara berupa peningkatan kesejahteraan tersebut,
maka terhitung mulai Januari 2019 mendatang, setiap bulannya negara melalui Polri akan menambahkan anggaran senilai Rp 339.144.000 kepada 974 personil Polres Gowa, termasuk ASN-nya.
“Ini merupakan hasil dari sebuah kerja keras bersama, dimana negara mengapresiasinya dalam bentuk peningkatan kesejahteraan bagi personil kita di Gowa,” kata Shinto.
Adapun penambahan tunjangan kinerja tertinggi yakni sebesar Rp 2.088.000 sedangkan selisih paling rendah adalah Rp 209.000 per orang.
Dalam proses penilaian ZI-WBK ini pihak KemenPAN-RB mengusulkan sebanyak 910 unit kerja dari berbagai instansi untuk meraih Zona Integritas sebagai Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), namun hanya 205 unit kerja yang terpilih.
Penerima predikat bergengsi itu, diantaranya 60 unit kerja di jajaran Polri, 13 unit kerja pada jajaraj Kejaksaan Agung, 7 unit kerja di Mahkamah Agung, 10 unit kerja di KemenkumHAM, 62 unit kerja di Kementerian Keuangan, 8 unit kerja di Kementrian Perindustrian dan 3 unit kerja di BPK. (saribulan)

