GOWA, BKM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia (BNPB RI) mengucurkan anggaran sebesar Rp 376.548.000 kepada Pemerintah Kabupaten Gowa, Provinsi Sulsel untuk pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana).
“Kegiatan ini sebenarnya bersumber dari BNPB RI dengan memberikan anggaran kepada Sulsel, tapi di Sulsel sendiri program Destana ini hanya dialokasikan kepada kita di Gowa sehingga terbentuklah dua Destana Bilibili dan Panakukang,” jelas Kepala BPBD Gowa, Iksan Parawansa saat Seminar Destana, di Hotel Grand Town Makassar, Selasa (11/12/2018).
Iksan mengaku, pihaknya telah melaksanakan seluruh tahapan kegiatan terhadap dua desa tersebut, yang diawali dengan pembentukan kelompok kerja atau pokja desa yang terdiri dari 30 orang masyarakat desa ditambah relawan 20 orang.
“Kegiatan pembentukan ini berlangsung selama lima bulan, dimana anggota dan relawan yang terpilih telah dibekali pengetahuan oleh beberapa narasumber seperti BPBD Sulsel, Basarnas Sulsel, Polres Gowa, Dandim, hingga kepala desa masing-masing,” beber Ikhsan.
Ikhsan berharap dengan terbentuknya Desa Tangguh Bencana di Gowa ini mampu bersinergi dengan program desa khususnya dalam penanggulangan bencana, dan bisa bekerjasama dalam memajukan Kabupaten Gowa kearah yang lebih baik.
“Bantuan ini kami tempatkan di dataran rendah yakni Desa Panakkukang Kecamatan Pallangga dan Desa Bilibili Kecamatan Bontomarannu. Bantuan ini diperoleh dari pusat sebab Gowa salah satu dari enam daerah di Sulsel yang rentang terjadi bencana yakni Makassar, Takalar, Maros, Pangkep dan Jeneponto,” jelas Ikhsan.(saribulan)

