MAKASSAR, BKM — Pengerjaan atap Barombong rampung 100 persen. Kemarin, Kamis (13/12), tiang penyangga atap mulai dibuka.
Pelepasan tiang penyangga itu disaksikan langsung Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).
Ada dua tiang penyangga yang dibuka kemarin. Dan setelah dilepas, posisi atap tetap stabil sesuai yang diharapkan.
Konsultas Stadion Barombong dari Propera Consulting Engineering, Herwin Siregar menjelaskan, pelepasan tiang penyangga atap juga menjadi bagian dari uji lapangan.
Menurut dia, setelah tiangnya dilepas, ternyata penurunan atap masih berada di bawah batas maksimum.
“Dan memang sesuai rencana, setelah tiang dilepas, atap turun sekitar 9 cm. Itu masih diijinkan. Toleransinya sampai 15 cm,” ungkapnya.
Dia menekankan, secara keseluruhan, bangunan Stadion Barombong memenuhi kriteria desain yang direncanakan.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi yang juga PPK Stadion Barombong, Muchlis Mallajareng menjelaskan, ada 40 tiang penyangga atap yang akan dilepas. Menurut rencana, sehari, ada empat tiang penyangga yang akan dilepas.
“Jadi butuh 10 hari untuk melepas seluruh tiang penyangganya,” ungkapnya.
Muchlis melanjutkan, secara keseluruhan, untuk fisik stadion sudah rampung setelah tiang penyangga atap dilepas. Sekarang, pihaknya tinggal menata bagian dalam stadion termasuk lapangannya.
Dia optimistis tahun depan stadion kebanggaan warga Sulsel itu sudah bisa digunakan Tim Juku Eja, PSM Makassar untuk berlatih.
Sementara itu, Akademisi dan juga tenaga ahli konstruksi, Toni Utina menjelaskan, dari sisi struktur, posisi atap sudah sesuai yang diharapkan.
“Sudah dilakukan tes beban. Dan memang aman jika seluruh tiang penyangganya dilepas,” ungkap dia.
Ketika seluruh tiang dilepas, struktur atap stadion otomatis akan terikat satu sama lain.
Proses pelepasan atap penyangga tidak dilakukan berurutan tapi diselingi satu tiang untuk menjaga stabilitas.
Satu titik tiang itu selama ini menahan beban hingga 1,4 ton. (rhm)
Tiang Penyangga Atap Stadion Barombong Mulai Dilepas
×

