pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pelaku dan Korban Sama-sama Pelajar

BARRU, BKM — Video kekerasan siswa viral di sejumlah media sosial (medsos) warga Barru. Pelakunya tiga gadis yang masih di bawah umur dan duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara korbannya, juga seorang wanita yang diperkirakan siswi salah satu SMP di daerah ini.
Peristiwa yang menghebohkan itu membuat pihak Polres Barru bergerak cepat. Dari hasil penelusuran polisi, ketiga pelaku kekerasan semuanya perempuan. Dua di antaranya diduga siswa yang masih duduk dikelas IX salah SMP Negeri di Barru. Sedangkan satu pelaku lainnya tidak bersekolah . Ketiganya kini sudah diamankan di Mapolres Barru.
Sejumlah warga net sejumlah medsos menghujat perilaku kekerasan tersebut. Aksi pengeroyokan seperti itu menunjukkan moralitas bernilai rendah dan layak diusut pihak kepolisian.
Video kekerasan berdurasi tiga menit tersebut menunjukkan korban menjadi bulan-bulanan dari pelaku. Pengeroyokan dalam tayangan video tidak berimbang. Awalnya hanya ada satu pelaku. Namun kemudian muncul dua teman pelaku lainnya dan ikut melakukan pengeroyokan.
Meski ada di antara teman korban yang melerai, namun aksi kekerasan itu tak terhindarkan. Tetap saja korban tak berdaya menghadapi serangan pukulan yang dilancarkan ketiga lawannya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barru Dr Abustan AB yang dikonfirmasi, Selasa (1/1) membenarkan adanya peredaran video kekerasan dari siswa SMP di daerah ini.
“Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut. Kita sudah menurunkan tim untuk mengidentifikasi dari sekolah mana siswi yang terlibat dalam pengeroyokan itu. Insyaallah besok (hari ini) akan dilakukan rapat khusus dengan pihak sekolah dan dewan guru,” kata Abustan, kemarin .
Kapolres Barru AKBP Burhaman yang dihubungi terpisah, menyatakan pihak penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak dari Reskrim Polres Barru sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. “Kita usut kasus ini sampai tuntas,” janji Burhaman .
Lebih lanjut Burhaman menjelaskan, ketiga pelaku masih berstatus pelajar. Dalam pemeriksaan, mereka mengakui perbuatannya. Pelaku mengeroyok seorang siswi di dalam area Alun-alun Kota Barru.
“Pelakunya rata-rata berusia 15 tahun. Dua masih status pelajar kelas IX SMP, dan satunya lagi sudah tidak sekolah lagi,” jelasnya.
(*/rus/c)



×


Pelaku dan Korban Sama-sama Pelajar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar