MAKASSAR, BKM — Menyongsong awal tahun baru 2019, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar dan Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi menggelar diskusi awal tahun. Kegiatan berlangsung di Warkop Rumah Independen AJI Makassar, Selasa siang (8/1).
Selain Non Government Organization atau NGO, diskusi ini juga menghadirkan Ombudsman Sulawesi Selatan (Sulsel). Pertemuan ini dihadiri langsung Ketua Ombudsman Perwakilan Sulsel Subhan Djoer.
Dalam pemaparannya, Subhan menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2018, laporan yang banyak masuk dari masyarakat adalah tentang keterbukaan publik oleh pemerintah. Selain itu, yang tak kalah banyaknya disorotnya yakni pengalokasian anggaran yang tidak sesuai harapan di lapangan dan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Sulawesi Selatan ini merupkan salah satu provinsi besar di luar Pulau Jawa. Tetapi ketika mengalokasikan sebuah anggaran kepada siswa yang berada di 24 kabupaten di Sulsel, kenapa tidak banyak yang terserap. Begitu pun dengan sektor lainnya,” ungkap Subhan.
Terkesan, anggaran yang dialokasikan lebih banyak ke belanja langsung. Seperti pengadaan barang-barang untuk pegawai dan pembayaran honor mereka. Adapun kucuran dana yang langsung ke masyarakat sangat minim. (arf/rus)
Ombudsman Sebut Banyak Laporan Keterbukaan Publik
×

