MAKASSAR, BKM — Perwakilan dari Universitas Sampoerna yang merupakan cabang dari Universitas Arizona, Amerika Serikat, menawarkan kerjasama bidang pendidikan kepada Pemprov Sulsel.
Kerjasama tersebut berupa pemberian beasiswa kepada siswa siswi terbaik Sulsel untuk kuliah di kampus bergengsi tersebut.
Sistem yang ditawarkan, setiap satu orang yang dikuliahkan Pemprov Sulsel dengan sistem beasiswa di kampus tersebut, Universitas Sampoerna juga akan memberi beasiswa kepada satu orang mahasiswa asal Sulsel.
Jadi, semisal Pemprov Sulsel mampu memberi beasiswa kepada tiga orang, Universitas Sampoerna juga akan membiayai tiga orang.
Penawaran tersebut disampaikan langsung Partner Relation Manager Putera Sampoerna Fondation, Mutmainna Syahrir bersama Corporate Affair Syero Syahrir saat melakukan audiens di ruang kerja Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Senin (21/1).
Menurut Mutmainna, pihaknya menawarkan kerjasama tersebut karena Sampoerna Fondation saat ini gencar melaksanakan program di bidang sosial.
Dia menginformasikan, untuk menjadi mahasiswa di Universitas Sampoerna, seleksinya sangat ketat. Standar yang diterapkan pun cukup tinggi karena berskala internasional. Sehingga hanya orang-orang terbaik yang bisa masuk ke kampus tersebut. Untuk saat ini ada beberapa jurusan yang dibuka. Yakni Teknik Mesin, Teknik Industri, dan Fakultas Pendidikan.
Namun, usulan kerjasama yang ditawarkan ke Pemprov Sulsel itu untuk sementara ditolak Pemprov Sulsel.
Pada dasarnya, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sangat merespon itikad baik dari Sampoerna Fondation untuk berkontribusi dalam program pendidikan. Namun untuk saat ini, kerjasama tersebut belum bisa direalisasikan. Namun, Pemprov Sulsel tetap membuka ruang sebesar-besarnya untuk Universitas Sampoerna menyosialisasikan dan mempromosikan program tersebut kepada masyarakat Sulsel agar lebih diketahui.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, Setiawan Aswad mengatakan, pada dasarnya Pemprov Sulsel sangat merespon program ini. Namun di satu sisi, perlu dipahami kondisi realitas masyarakat. Apalagi Disdik sekarang gencar melaksanakan gerakan sekolah sehat.
“Secara lembaga, masuk ke sekolah hati-hati karena yang ada dalam pikiran masyarakat, Sampoerna adalah perusahaan rokok. Kita minta mereka cerdas memahami lokalitas,” kata Setiawan.
Selain itu, lanjut dia, Pemprov Sulsel juga terkendala anggaran jika harus memberikan beasiswa karena tahun ini, tidak ada plot dananya.
Namun, kata dia, wagub sempat menawarkan kepada Sampoerna Fondation, jika ingin ikut andil, bisa untuk masuk ke beberapa program yang saat ini sedang dilaksanakan Pemprov Sulsel. Misalnya dalam bidang lingkungan hidup atau program mencegah terjadinya stunting. (rhm)
Pemprov Tolak Kerjasama Universitas Sampoerna
×

