MAKASSAR, BKM — Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin menaruh perhatian terhadap bencana banjir yang melanda daerah ini. Usai serah terima jabatan di Jakarta, Kamis siang (24/1), ia langsung terbang ke Makassar.
Setibanya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis malam (24/1) pukul 22.30 Wita, mantan Kapolres Gowa itu langsung bergerak ke lokasi pengungsi banjir. Tepatnya di Kompleks Perumahan Kodam III, Kecamatan Biringkanaya. Kepada korban yang berada di pengungsian, Irjen Hamidin menyerahkan bantuan makanan serta air mineral. Ia juga melakukan pengecekan di posko bencana yang didirikan.
Kepada korban banjir, polisi dua bintang di pundaknya itu meminta mereka untuk tetap menjaga kesehatan. ”Ingat saudara-saudaraku semua, kesehatan yang paling utama. Itu rezeki yang paling berharga dan tak ternilai. Harta bisa kita cari kalau kita sehat. Tapi kalau sakit, justru harta akan habis. Karena itu ingatlah pentingkan kesehatan,” ujarnya.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel Tarmizi juga mendatangi ribuan pengungsi korban banjir di posko pengungsian Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Gowa,Kamis (24/1).
Untuk bisa mencapai posko pengungsian yang berada di Blok 8 Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Kajati harus rela berjalan dengan bertelanjang kaki dan naik perahu karet. Ia didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Dicky Rachmat Rahardjo, dan Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto. Mereka juga tak mengenakan alas kaki.
“Ada 300 orang pengungsi, yang ditemui Pak Kajati di posko pengungsian yang terletak di Blok 8 Kelurahan Antang,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Salahuddin, Jumat (25/1).
Sendatangi posko pengungsi di Makassar, kajati juga menemui 700 orang pengungsi di posko pengungsian Gedung Serba Guna samping kantor Bupati Maros. Serta 350 orang pengungsi di Masjid Nurul Khalifa, Kelurahan Samata, Kabupaten Gowa.
“Ada sekitar 1.350 pengungsi yang ditemui Pak Kajati yang berada di Makassar, Gowa, serta Maros,” ujar Salahuddin.
Dalam kunjungannya, kajati menyerahkan dan menyalurkan langsung bantuan berupa sembako serta obat-obatan di posko pengungsian.
“Bantuan yang disalurkan berupa mi instan 7.664 dos, beras 230 karung, serta berbagai macam obat-obatan,” jelasnya.
Bantuan serta sumbangan tersebut, menurut Salahuddin, dihimpun dan diperoleh dari sejumlah kejari lingkup Kejati Sulsel. (ish-mat/rus)
Tiba di Makassar, Kapolda Langsung ke Lokasi Banjir
×

