MAKASSAR, BKM–Kepedulian Pemerintah Kota Makassar terhadap kemungkinan terjadinya inflasi patut diberikan apresiasi. Pasalnya, Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Perlengkapan dan Jasa telah menyerahkan 10 unit mobil anti inflasi.
Kepala Bagian Perlengkapan dan Kasa, Husni Mubarak mengatakan, penyerahan mobil tersebut untuk memgantisipasi ketika harga dipasaran mengalami kenaikan.
“Jadi itu mobil inflasi kegunaannya nanti kalau ada harga harga dipasaran naik, mobil itu akan diturunkan membawa bahan pokok. Dan itu akan dinaungi oleh Dinas Perdagangan Kota Makassar,” kata Husni.
Menurutnya, mobil inflasi tersebut akan difungsikan oleh Dinas Perdagangan yang akan bekerjasama dengan Bank Indonesia dalam pemenuhan stok barang berupa bahan pokok melalui bantuan CSR.
Mobil inflasi tersebut juga telah didesain dengan membuatkan pintu samping menggunakan hidrolik dengan memakai tombol secara otomatis. Hingga membuatnya lebih mudah melakukan transaksi.
“Mereknya itu Toyota Dyna, 6 roda dan dibuat langsung dari Bandung, berupa mobil box. Jadi didesainnya memang untuk lebih mudah bertransaksi,” jelasnya.
Husni merincikan jika anggaran pengadaan mobil anti inflasi tersebut sebesar Rp5 miliar. Dengan rincian perunitnya Rp500 juta.
Husni menambahkan, untuk 10 unit mobil anti inflasi itu kemungkinan akan bertambah. Namun ia menambahkan, pihaknya akan melihat terlebih dahulu perkembangan 10 unit ini kedepannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Makassar, Nielma Palamba mengakui bahwa mobil inflasi ini telah ia terima dari bagian pengadaan sebanyak 10 unit dengan modifikasi modern.
“Jadi 5 unit mobil itu ada freezernya untuk penyimpanan daging dan ayam, sementara yang 5 unitnya lagi untuk penyimpanan stok beras, lebih lowong, luas dan canggih,” ucapnya.
Ia mengatakan mobil anti inflasi itu akan mengintervensi langsung masyarakat ketika terjadi kenaikan harga komoditas di Kota Makassar. Mobil tersebut, kata Nielma juga nantinya akan berkeliling ke seluruh wilayah di Kota Makassar guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Inipun dilakukan setiap terjadinya inflasi.
“Jadi itu mobil nantinya akan mobile setiap ada inflasi. Dan saya rasa kebutuhan disdag untuk saat ini sudah cukup kalau 10 unit dulu,” tutupnya.(NUG/WAR/C)
Pemkot Serahkan 10 Unit Mobil Anti Inflasi
×

