MAKASSAR, BKM — Dua buron pelaku pengeroyok anggota polri yang bertugas di Bidang Kedokteran Kesehatan (Biddokes) Polda Sulsel, akhirnya menyerah. Mereka dijemput petugas di kediamannya masing-masing, untuk selanjutnya digiring ke Mapolsek Panakkukang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Penangkapan dilakukan Unit Resimen Mobile (Resmob) Polsek Panakkukang yang dipimpin Panit II Reskrim Ipda Roberth Hariyanto Siga. Tim melanjutkan perburuan terhadap keduanya, setelah sebelumnya menciduk dua pelaku lainnya.
Upaya persuasif ditempuh petugas untuk mendapatkan kedua pelaku. Tim Resmob menemui dan menyampaikan kepada orang tua kedua pelaku yang telah dikantongi identitasnya. Mereka diminta menyerahkan diri secepatnya.
Pendekatan yang juga melibatkan tokoh masyarakat setempat itu pun berbuah hasil. Dua orang yang diburu berhasil diamankan. Iswandi (24), warga Jalan Sukaria, bersama rekannya Ridwan alias Mandra (21), berdomisili di Jalan Kandea dijemput di kediamannya masing-masing. Selanjutnya dibawa ke kantor polisi, Selasa (19/2).
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, mengatakan keduanya sudah ditahan. Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku menganiaya korban secara bersama-sama. Anggota Polri bernama Amirullah itu dipukul hingga mengalami luka robek pada alis sebelah kiri.
”Pelaku Wandi mengaku memukul bagian wajah korban sebanyak lima kali. Sementara Ridwan memukul bagian wajah korban sebanyak tiga kali,” ujar Kompol Ananda, kemarin.
Aksi pengeroyokan dilakukan keempat pelaku terhadap korban hanya karena tidak terima ditegur oleh korban. Di mana saat itu pelaku mengendarai motor, tiba-tiba mendahului korban dengan cara menyalip. Korban yang kaget spontan menegurnya. (ish/rus)
Pendekatan Persuasif, Dua Pengeroyok Polisi Menyerah
×

