SIDRAP, BKM — Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Bersama Rappang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Panti Asuhan (PA) Sejati Rappang, Minggu, (3/3).
Ketua I KPRI Bersama Rappang, Dra H Mihdar Mahmuddin, M.Pd mengatakan Sisa Hasil Usaha (SHU) mencapai Rp 1.024.693.955. Angka ini naik dibanding tahun sebelumnya yakni Rp979.191.630., pencapaian itu dari hasil simpanan pokok, wajib, sukarela dan pertokoan.
Uang yang bergerak pada 2017 sebesar Rp6.341.932.870, sedangkan tahun 2018 Rp 6.790.570.649. Artinya, ada kenaikan Rp448.637.779, atau naik 7,07 %.
Adapun Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK) tahun 2019 dari Rp 1.169.118.605, menjadi Rp1.227.574.535.
“Rencana belanja koperasi yaitu dari Rp 144.424.650,- menjadi Rp153.090.129,” tambah Mihdar didampingi, Sardani.
Estimasi SHU tahun buku 2019 yaitu dari Rp 1.024.693.955,- menjadi Rp1.074.484.406. Sardani berharap koperasi yang sudah berusia 31 tahun sejak berdirinya pada 1987 silam terus eksis dalam meningkatkan pelayanan serta sisa hasil usaha demi kesejahteraan anggota.
“Kini anggota KPRI 315 orang dari kalangan guru dan pensiunan yang tersebar di dua kecamatan Panca Rijang dan Kulo,” jelasnya.
Sekdisdikbud Sidrap, Syahrul Syam saat menghadiri kegiatan meminta supaya melakukan peningkatan pelayanan koperasi, khususnya pertokoan.
“Harapannya kalau bisa dibuka setiap hari, sehingga dana jual beli bisa berputar dengan baik,” katanya.
“Karena biasanya ada nggota juga mengambil pinjaman atau kredit di koperasi lain,” tandasnya. (ady/C)
SHU KPRI Bersama Capai Rp1 M
×

