MAKASSAR, BKM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menilai masih ada visi dan misi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal yang belum berjalan maksimal di jelang akhir masa jabatannya. Khususnya visi dan misi di Delapan (8) Jalan Masa Depan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar di Komisi D Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat, Basdir menegaskan, visi misi delapan jalan menuju masa depan memang belum berjalan baik. Masih ada visi misi atau program yang dicanangkan di Kota Makassar sampai sekarang tidak terealisasi dengan baik.
Untuk menilai dan mengetahui keberhasilan kerja-kerja pucuk pimpinan khususnya di Kota Makassar, jelas Basdir, bisa diukur yakni salah satunya dengan melihat visi misi dan programnya. Ketika visi misi yang dicanangkan masih banyak belum terlihat maksimal maka itu sebagai petunjuk bahwa pemimpin tersebut gagal dalam bekerja dan membuktikan janjinya.
“Kalau saya, ukuran dan penilaian bisa dilihat dari visi misinya dan apa yang sudah dilakukan hari ini. Kalau delapan jalan masa depan banyak yang direalisasikan, berarti berhasil. Tetapi kalau banyak yang tidak nyata artinya gagal. Ukuran keberhasilan pemimpin adalah ketika berhasil merealisasikan visi misi yang dijanjikan kepada masyarakat. Jadi biarkan pula masyarakat nilai,” tegas Basdir, Rabu (6/3).
Dari kacamata sebagai anggota legislatif, Basdir melihat masih ada beberapa visi misi delapan jalan masa depan di era Danny-Ical belum berhasil dibuktikan. Terutamanya adalah bangun taman tematik, dan merealisasikan pusat kawasan kuliner di Jalan Nusantara.
“Biarkan masyarakat sendiri menilai. Kalau saya adatidak dilaksanakan seperti Kawasan kuliner di Jalan Nusantara,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M Betta memilih untuk tidak memberikan penilaian atau pandangannya sebagai anggota legislatif terhadap kerja – kerja Danny-Ical. Alasannya singkat, tidak mau adanya kesalahpahaman dan miss data.
“Kita tunggu saja rilis pernyataan LKPJ hasil pernyataan resmi. Nanti dari LKPJ itu kelihatan apa-apa saja yang direkomendasikan ke DPRD terhadap kerja-kerja pucuk pemimpin. Kalau dari saya belum bisa, karena berarti itu dari pandangan saya sendiri. Harus lembaga yang rilis apalagi menyangkut kinerja,” ucapnya.
Kendati demikian, Aru mengakui memang masih adanya program pembangunan belum berjalan. Salah satunya itu kawasan kuliner Jalan Nusantara.
“Sebenarnya bukan hanya di Jalan Nusantara, tapi ada banyak. Tapi itu lagi saya bilang harus secara komprehensif dikeluarkan dari lembaga,” tutupnya.(arf)
Visi Misi Danny-Ical Masih Ada Belum Berjalan
×

