MAKASSAR, BKM– Launching Pusat Kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) Kanre Rong ri Karebosi yang seharusnya dilaksanakan akhir Februari lalu batal digelar. Terhambatnya pelaksanaan launching karena masih banyak boots kios yang belum diisi oleh pedagang.
Hal tersebut dibenarkan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi Kota Makassar, Harun Rani. Bahkan menurut Mantan Camat Marosi ini, semua tempat di Kanre Rong telah ada yang memiliki. Ia juga heran mengapa para pedagang ini belum mau berjualan.
“Saya sudah menginstruksikan kepada camat setempat untuk berkoordinasi ke para pedagang agar segera menempati lapak. Saya kurang tahu kenapa, karena lebih teknisnya camat yang tahu. Tapi mungkin saja para pedagang ini, rame pi disana baru mau tempati,” jelas Harun, kepada BKM, Senin (11/3).
Terpisah, Kepala Kecamatan Bontoala, Arman mengakui jika para pedagang kaki lima yang sebelumnya berjualan di wilayahnya, memang beberapa masih belum mau pindah ke Kanre Rong Karebosi. Adanya beberapa kendala teknis diakui Arman, menjadi kendala para pedagang.
“Para pedagang mau ji masuk, sudah ambil kunci semua itu. Anggota kami juga sudah lakukan pendekatan dan ada persoalan-persoalan teknis para pedagang. Ada yang bilang modalnya belum cukup, ada juga yang belum terbiasa berjualan di tempat baru,” jelasnya.
Arman pun berjanji akan terus mendatangi para pedagang untuk bernegosiasi supaya cepat masuk ke Kanre Rong.
“Saya akan datangi terus, memberikan dorongan supaya mereka masuk secepatnya. Paling lambat awal bulan depan lah mereka semua sudah masuk,” tutup Arman. (nug/b)

