MAKASSAR, BKM — Tim gabungan Resmob Polsek Panakkukang yang diback up Timsus Polda Sulsel kembali mengamankan tersangka begal sadis. Dia adalah Ahmad Edi, warga Jalan Tidung Mariolo. Penangkapannya berdasarkan pengembangan dari rekannya bernama Al Fajrin alias Ririn yang lebih dulu diamankan.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi, membenarkan penangkapan tersebut. Kata dia, tersangka Ahmad diadukan oleh korbannya dengan nomor laporan: LP/127/III/K/2019/Polrestabes/Sekta Panakkukang.
“Tersangka Ririn yang lebih dulu diringkus dan telah diberi tindakan tegas. Selanjutnya tim gabungan Resmob Polsek Panakkukang dibackup Timsus Polda Sulsel kembali melakukan pengembangan. Tersangka Ahmad akhirnya berhasil diringkus,” ujar Dicky, Rabu (13/3).
Sepak terjang kedua tersangka terakhir saat beraksi di Jalan Adhyaksa. Keduanya menyerang korban dengan menggunakan pisau dapur.
Korban saat itu sedang sedang berjalan kaki sambil memegang gawai. Tersangka yang mengendarai motor langsung bergerak dan merampas handphone miliknya. Kemudian menyerang korban dengan menggunakan pisau dapur hingga korban terluka.
Kedua tersangka diketahui telah melancarkan aksinya di beberapa titik. Di antaranya wilayah Panakkukang, tepatnya di Jalan Pengayoman pada bulan Desember 2018.
Saat itu kedua tersangka merampas gawai korban. Selanjutnya dijual ke seorang penadah.
Selain itu, mereka juga mengaku telah melakukan aksi jambret di sekitar waduk Antang. Di sana tersangka menjarah gawai korban merek Nokia communicator.
Kemudian beraksi lagi di Patung Massa, Kabupaten Gowa. Menjarah gawai merek Oppo. Selanjutnya kedua tersangka melakukan jambret di Jalan Minasa Upa. Mengambil gawai merek Samsung.
Di Jalan Hertasning, juga menjarah gawai merek Samsung. Lalu di Jalan Romangpolong. Lagi-lagi menjarah gawai merk Samsung. ”Kedua tersangka menjalani pemeriksaan di Mapolsek Panakkukang,” tandas Kombes Dicky. (ish/rus)
Satu Begal Sadis Susul Komplotannya ke Sel
×

