pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tim Korek-korek Dishub Jaring 143 Pak Ogah

MAKASSAR, BKM — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar membentuk satu tim yang diberi nama Tim Korek-korek. Tim ini fokus pada penertiban Pak Ogah yang kerap beroperasi di sejumlah bukaan jalan.
Sejak terbentuk 2 Januari 2019, tim ini aktif turun ke jalanan. Hingga sekarang sudah terjaring 143 Pak Ogah. Mereka diamankan dari berbagai titik. Khususnya di Jalan Aroepala dan Hertasning.
”Pak Ogah yang kita amankan kemudian diberi pembinaan. Rambutnya digundul. Salah satu tujuannya agar mereka mudah dideteksi jika kembali turun ke jalan,” ungkap Muh Iqbal Asnan, Pelaksana Tugas (Plt) Kadishub Makassar saat tampil dalam sesi diskusi Mempoki (Membahas Problematika Kota Kita) ri BKM, Selasa (19/3).
Diakui Iqbal, sempat muncul suara-suara miring dengan upayanya menekan jumlah Pak Ogah. Salah satunya menyebut bahwa upaya tersebut tidak efektif, karena masih ada Pak Ogah yang melakoni aktivitasnya.
”Saya kemudian bertanya, apakah orang itu punya data sekarang berapa jumlah Pak Ogah yang beroperasi di Makassar? Kalau memang dulunya Pak Ogah 100 orang, dan sekarang menjadi 150, berarti itu bertambah jumlahnya. Tapi kalau dari 100 turun menjadi 50, berarti berkurang. Sekarang bisa kita lihat di jalanan, apakah Pak Ogah sudah berkurang atau masih banyak,” terangnya.
Iqbal yang datang didampingi Kepala Bidang Moda Transportasi Jasman Launtu, dan Kepala Seksi Transportasi Publik Rachmawati, serta staf lainnya, juga menjelaskan tentang petepete smart. Dia berusaha akan merealisasikan salah satu program Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto ini.
”Kepada Pak Jasman saya sudah minta agar persoalan perizinan petepete smart dari Kementerian Perhubungan ini bisa segera rampung. Kalau bisa tahun ini,” tandas Iqbal yang juga Sekretaris Dishub Makassar.
Satu unit prototipe petepete smart telah dibawa Iqbal ke kawasan kantornya. Kendaraan tersebut telah dicatnya. Sesekali digunakan untuk mengaspal di jalanan.
Khusus dalam penanganan kemacetan, telah pula dibentuk Kompi Penindakan. Mereka bertugas di lapangan dari pukul 06.30-22.00 Wita. Dishub mengupayakan tidak ada kekosongan guna menangani macet di titik-titik tertentu.
”Saat ini kita efektifkan zona kecamatan. Untuk di titik-titik yang rawan macet, Dishub bekerja sama dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan. Mereka memberikan informasi titik kemacetan,” terang Iqbal lagi.
Selain itu, pemantauan traffic light juga diintesifkan. Saat ini ada sembilan simpang yang jadi titik pantauan. Ke depan akan ada penambahan empat simpang lagi, yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan. (jun/rus)



×


Tim Korek-korek Dishub Jaring 143 Pak Ogah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar