pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Andalkan Pariwisata, Benahi Infrastruktur

MAKASSAR, BKM– Pemprov Sulsel terus melakukan pembenahan infrastruktur di berbagai sektor. Termasuk pariwisata yang kini menjadi perhatian serius pemerintah Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman.
Untuk mewujudkan rencana pengembangan wisata Sulsel, Nurdin mengumpulkan sejumlah kepala daerah di rumah jabatan, kemarin.
Mereka yang hadir adalah Bupati Wajo, Tana Toraja, Toraja Utara, Selayar dan Bulukumba. Sementara Wali Kota Makassar diwakili Sekretaris Kota Makassar Muh Ansar.
Nurdin mengatakan, dirinya sengaja mengumpulkan kepala daerah yang memiliki potensi pariwisata kelas dunia. Diharapkan dalam pertemuan itu terjalin kejasama untuk pembenahan destinasi wisata dengan infrastruktur yang memadahi.
Sejumlah destinasi milik Sulsel diketahui telah masuk dalam daftar 100 Wonderful Events Indonesia, seperti Festival 8 di Kota Makassar, Festival Toraja, Festival Takabonerate di Selayar dan Festival Pinisi di Bulukumba.
“Ini kan sudah ditetapkan masuk dalam 100 wonderful. Jangan hanya sekadar nama, kita bersama-sama membenahi kawasan wisata kita,” kata mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.
Nama besar pariwisata Sulsel harus dijaga dengan penyedian aksesibilitas yang memadahi, seperti transportasi, akses pejalan kaki, restoran, hotel hingga kesediaan air bersih.
Salah satu yang masih perlu dibenahi, ketersediaan hotel untuk menunjang pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar. Sehingga kedepan, Pemprov Sulsel bercita-cita membangun hotel berbintang di kabupaten ujung selatan itu.
“Saya bilang, Bupati Selayar, belum ada hotel yang memang untuk menengah keatas. Adasih tapi tersebar, dibangun hanya beberapa cottage, bagaimana kalau rombongan,”katanya.
Pada pertemuan kemarin, Bupati Selayar telah menyanggupi permintaan gubernur dengan menyiapkan anggaran seluas 4 hektare. Selanjutnya, Pemprov Sulsel bakal membangun hotel berbintang di akhir 2019, menggunakan APBD perubahan.
“Nanti provinsi bangun hotel disana, nanti darimana yang kelola, yeng penting hotelnya ada dulu. Nanti kalau ada sisa tender dananya kita gunakan di APBD perubahan baru mulai bangun,” kata Nurdin.
Bukan hanya di Selayar, Pemprov Sulsel juga menggenjot pengembangan wisata kebudayaan dan alam di Tana Toraja dan Toraja Utara. Salah satunya menggenjot pembangunan pedestrian, perbaikan jalan dan akses pejalan kaki.
Kemudian, pemerintah juga membuat pengembangan wisata ramah turis, menggantikan wisata halal yang sebelumnya banyak memantik pro dan kontra. Konsep wisata ramah turis itu diharap dapat membuat pelancong dari berbagai latar belakang suku, agama dan lainnya dapat menikmati seluruh perjalanan mereka, terlebih kebutuhan makanan dan rumah ibadah.
Lalu untuk menunjang fasilitas transportasi menuju Toraja, direncanakan pada Desember mendatang, telah dilakukan pengoperasian perdana di Bandara Buntu Kunik, Tana Toraja. Pada pendaratan perdana itu bakal dilakukan dengan pesawat regional jarak pendek jenis ATR 72.
Rencana itu diiharapkan segera terealisasi dengan progres pembangunan landasan saat ini mencapai 2.100 meter. Sebab jenis pesawat ATR 72 hanya membutuhkan panjang landasan 1.500 meter.
Tak puas disitu, Pemprov Sulsel juga berkeinginan mengembangkan Bandara Buntu Kunik dengan status bandara internasional. Sehingga kedepannya dapat membuat wisatawan mancanegara lebih mudah berlibur ke Toraja.
“Rencana ada penambahan lagi 500 meter menjadi 2.600 meter agar nantinya Boing 737 bisa mendarat. Kita mau buka menjadi bandara internasional agar wiwatawan dari luar bisa langsung mendata di Toraja,” kata Nurdin. (rhm)



×


Andalkan Pariwisata, Benahi Infrastruktur

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar