MAKASSAR, BKM–Meskipun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar masih dilaksanakan tahun mendatang, namun Badan Pengelola Keuangan dan Aset telah memproyeksikan anggaran Pilwali pada tahun 2020 mendatang sebesar Rp100,6 Miliar.
Anggaran tersebut, merupakan anggaran penyelenggaran Pilkada yang meliputi dana hibah, anggaran keamanan, dan beberapa item lainnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) Kota Makassar, Taslim Rasyid mengatakan, anggaran Pilkada 2020 tidak jauh beda dengan anggaran penyelenggaran Pilkada 2018. Pada 2018, anggaran penyelenggaraan Pilkada Kota Makassar yang disalurkan sebesar Rp100,6 Miliar, sesuai proposal yang diajukan KPU, Bawaslu dan Forkompinda ke BPKAD.
Sehingga menurut Taslim, anggaran penyelenggaraan Pemilukada 2020 mendatang tidak jauh beda dengan anggaran Pemilukada 2018.
“Anggaran ini kita masih proyeksikan, tapi saya kira tidak jauh beda dengan tahun kemarin,” ungkapnya.
Taslim juga menambahkan, karena anggaran tersebut sifatnya masih diproyeksikan dan masih menunggu proposal yang diajukan, anggaran tersebut bisa saja berkurang atau lebih.
“Ini kan masih proyeksi, bisa saja kurang, namun sebelum kita menerima proposal paling tidak kita menyiapkan anggaran, tapi anggaran 2018 juga bukan menjadi patokan, tergantung proposal dari pihak terkait,” ucapnya.(nug/war/c)
Anggaran Pilwali Makassar Capai Rp100,6 M
×

