MAKASSAR, BKM — Kota Makassar kembali akan berpartisipasi dalam mematikan lampu dan peralatan listrik yang sedang tidak terpakai selama satu jam. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye Earth Hour (EH). Berlangsung Sabtu malam (30/3), mulai pukul 20.30-21.30 Wita.
Koordinator EH Makassar Muhammad Basman, mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan tingkat biodiversitasi tertinggi kedua di dunia setelah Brasil. Fakta tersebut menunjukkan tingginya keanekaragaman sumber daya alam hayati yang dimiliki Indonesia.
Oleh karena itu, melalui momen tersebut diharapkan dapat menjadi inisiator perlawanan terhadap penggunaan sumber daya alam secara berlebihan.
“Pada Makassar Gelap 2019, kami hendak menginisiasi dukungan terhadap seluruh aksi. Diharapkan kepada setiap individu yang berpartisipasi di Earth Hour bisa menyelamatkan lingkungan Indonesia,” kata Basman, kemarin.
Menurutnya, kampanye ini merupakan langkah awal yang akan membawa diri untuk sadar betapa pentingnya bumi. “Berawal dari diri kita sendiri, lalu energi positif kita akan membuat orang-orang di sekeliling kita ikut peduli pada bumi tercinta ini,” ujarnya.
Makassar Gelap “Switch Off Earth Hour” tahun ini akan dipusatkan di Nipah Mall, mulai pukul 19.00 Wita sampai selesai. Adapun mitra Earth Hour kali ini, antara lain Pemerintah Kota Makassar, Dinas Kebudayaan Kota Makassar, dan Dinas Pariwisata Kota Makassar.
“Selain lingkup Pemerintah Kota Makassar, kita juga bermitra The Body Shop Indonesia, Nipah Mall, Mall Ratu Indah, Club Air Mineral, PT Angkasa Pura Indah, Wisma Kalla, Lenovo, dan semua pihak yang telah menyatakan komitmennya terhadap,” ujarnya.
Selain itu, Earth Hour juga akan memadamkan lampu gedung, pabrik, papan reklame, dan secara sukarela mengajak rekanan, staf, konsumen, dan masyarakat dalam jejaring.
“Di Indonesia sendiri dimulai di Jakarta tahun 2009 yang diinisiasi oleh WWF Indonesia. Memasuki tahun ke sembilan pelaksanaannya di Indonesia, telah tercatat lebih dari 60 kota sudah berpartisipasi,” tambahnya.
Kata Basman, secara global Earth Hour merupakan aksi serentak individu, komunitas, korporasi, dan pemerintah di seluruh dunia dalam usaha mengurangi laju pemanasan global dan dampak perubahan iklim.
“Earth Hour menjadi kampanye lingkungan hidup terbesar dalam sejarah, karena tahun 2016 berhasil meraih dukungan lebih dari 7.000 kota dari 172 negara,” ujarnya.
Terkait kampanye tersebut, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto telah mengeluarkan surat imbauan agar seluruh warga yang berdomisili di Kota Makassar untuk mendukung.
“Saya imbau kepada seluruh warga agar memadamkan lampu dan mematikan peralatan elektronik yang tidak terpakai pada seluruh kantor, rumah dan instansi masing-masing,” tulisa Dannyu dalam surat imbauannya.
Ia juga memerintahkan seluruh camat dan lurah untuk mengimbau kepada seluruh ketua RT/RW agar mendukung gerakan tersebut. Termasuk kepada seluruh perusahaan yang ada di Kota Makassar.
Sabtu, Sejam Matikan Lampu di Makassar
×

