MAKASSAR, BKM–Proses pengolahan sampah di Makassar terus digalakkan. Setelah Bank Sampah berhasil memberdayakan sampah non-organik, kini sampah organik yang mulai dicarikan solusi untuk dalam pengolahannya.
Jika sampah non-organik seperti plastik bisa dimanfaatkan menjadi aneka kerajinan, berbeda dengan sampah organik seperti sisa makanan, yang bisa membusuk. Olehnya, Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse and Recycle (TPS 3R) perlu dimaksimalkan.
Direktur Yayasan Peduli sekaligus Direktur Bank Sampah Indonesia Timur, Saharuddin Ridwan menghimbau supaya TPS 3R ini bisa lebih dimaksimalkan. Tujuannya supaya sampah yang diangkut ke TPA Tamangapa bisa berkurang.
Hal ini disampaikan langsung oleh Sahar sapaannya dalam kegiatan Konsultasi Publik Pengelolaan Sampah Makanan di Hotel Jolin, Jalan Pengayoman, Sabtu (30/3).
Di Kota Makassar sendiri diketahui terdapat enam unit TPS 3R yang tersebar di empat kecamatan. Namun, hanya beberapa yang berfungsi dengan baik.
“TPS 3R yang tidak jalan selama ini, itu yang kita aktifkan. Sehingga sampah makanan dari Hotel atau Restoran, pasar, rumah sakit, tidak semua terbuang ke TPA,” kata Sahar.
Sahar mengatakan bahwa pentingnya kegiatan ini supaya semua pihak paham bahwa pengolahan sampah organik sangatlah penting. Ada sekitar 58 persen sampah di Kota Makassar adalah sampah organik, sehingga melalui kegiatan ini, diharapkannya bisa muncul kebijakan tentang pemilahan dan pengolahan sampah makanan.
Menurut Sahar, perlu juga adanya sinkronisasi antara Dinas Lingkungan Hidup dengan pemerintah kecamatan terkait pengelolaan TPS 3R ini.
“Seperti saya yang katakan tadi perlunya sinkronisasi karena siapa yang mempunyai wewenang membiayai TPS 3R ini. Penjemputannya sudah ada tapi siapa yang mengelola, apakah Dinas Lingkungan Hidup atau siapa,” jelas Sahar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Rusmayani Madjid mengatakan, pentingnya pengelolaan sampah terlebih dahulu memang sebaiknya melalui TPS 3R. Sebab dirinya mengatakan, riset dari Korea menyatakan bahwa Tempat Tempat Penampungan Akhir (TPA) Antang hanya sanggup menampung sampah hingga tahun 2020 saja.
“Nah ini yang akan kita pikirkan solusinya terutama pengelolaan sampah makanan. Berdasarkan riset, TPA Antang hanya bisa menampung sampah hingga 2020 saja, makanya TPS 3R ini penting untuk Makassar,” kata Maya sapaan akrabnya.(nug/war/c)
TPS 3R Perlu Dimaksimalkan
×

