PALOPO, BKM — Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno hadir di Kota Palopo, Senin (1/4). Ia menggelar kampanye terbuka di Lapangan Lagaligo. Salah satu yang ditawarkan di depan seluruh pendukung yang hadir di lokasi kampanye, yakni program oke oce dan rumah siap kerja.
Menurut Sandi, Luwu Raya dan Palopo khususnya, memiliki potensi alam yang luar biasa. Ada di sektor pertanian, ada pula di pertambangan.
“Tetapi itu semua belum bisa memberi lapangan kerja untuk anak-anak muda di Palopo. Kami hadir dengan dua program utama, yaitu oke oce dan rumah siap kerja,” ujarnya yang disambut riuh massa.
Dijelaskan, bahwa sebanyak 2 juta lapangan kerja baru akan dibuka melalui program oke oce jika Prabowo-Sandi terpilih. Angka itu diperuntukan bagi anak muda.
Begitu pula rumah siap kerja. “Rumah siap kerja untuk mengarahkan anak-anak muda kita ke industri-industri. Ini yang akan menopang pembangunan di sejumlah sektor yang memiliki kekayaan alam di Luwu Raya, khususnya di Kota Palopo,” tandasnya.
Permasalahan bangsa sekarang, kata mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini adalah persoalan ekonomi. Hal tersebut yang akan diperbaiki oleh Prabowo-Sandi.
Menurutnya, Indonesia memiliki kemampuan untuk lebih baik. Hal itu ditunjang sumber daya yang cukup besar. Pekerja asing masuk dan pekerja lokal banyak yang tidak dapat kerja.
“Olehnya itu, 17 april mungkin bisa menjadi pilihan dan saya dengar Palopo antusias,” katanya.
Dihadapan ribuan pendukung, Sandi menyampaikan permohonan maaf karena baru bisa memenuhi janji datang di Kota Palopo. Hal itu disebabkan padatnya kegiatan yang sama di daerah lain.
“Baru sekarang ini, sekitar 12 hari menuju akhir kampanye terbuka ini kami Alhamdulillah bisa hadir di sini. Saya tadi dititipkan beberapa pesan dalam perjalanan ke Palopo oleh masyarakat. Keinginannya untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya, memperbaiki ekonomi, memastikan kekayaan alam kita yang luar biasa ini digunakan untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Selain itu, juga mengenai harga-harga bahan pokok, harga BBM yang dirasakan memberatkan. Termasuk distribusi BBM yang tidak lancar untuk lebih diperbaiki ke depan. ”Kesempatan kita memperbaiki ekonomi ini pada tanggal 17 april mendatang. Kami melihat ini adalah kesempatan masyarakat Palopo dan Luwu Raya untuk ikut dalam gerbong perubahan,” tambahnya.
Sandi ingin Luwu Raya menjadi lokomotif pembangunan di Sulawesi. Sesuai harapan Prabowo-Sandi untuk mendorong lokomotif pembangunan Indonesia dengan menghadirkan Indonesia yang menang, adil dan makmur, berlandaskan pasal 33 UUD 1945 tentunya dengan rahmat Allah.
“Kita ingin buka lapangan kerja seluas-luasnya untuk anak-anak negeri. Kita ingin program-program pemerintah bisa dirasakan masyarakat hingga ke semua kalangan. Kami ingin juga harga bahan-bahan pokok terjangkau bagi semua. Sembako murah, biaya hidup jauh lebih terjangkau, biaya pendidikan, kesehatan, biaya listrik, itu yang menjadi harapan bagi kita semua. Semoga Palopo ikut memberikan suatu momentum yang baik bagi Prabowo-Sandi. 17 April kita sambut semua dengan penuh kegembiraan,” ujarnya.
Politisi Gerindra Sulsel La Tinro La Tunrung, menyinggung soal janji-janji politik pemerintah saat ini yang tidak dipenuhinya hingga akhir masa pemerintahan Jokowi-JK. “Kita harus memilih pemimpin yang menepati janjinya. Sandiaga Salahuddin Uno datang di Luwu Raya untuk menepati janjinya,” katanya.
Selain soal janji, dirinya juga menyinggung intimidasi terhadap pemilih saat ini yang dilakukan oleh oknum-oknum pemerintah. “Tidak boleh lagi ada intimidasi. Tidak boleh ada yang dipaksa. Saya yakin masyarakat Luwu Raya tidak gentar intimidasi. Kita harus konsekuen dan komitmen untuk memilih nomor 2. Beritakan kepada keluarga kita di rumah, 17 April 2019 kita ganti presiden,” tandasnya. (wan/rus)
Sandi Tawarkan Dua Program Utama di Palopo
×

