pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Barista Milenial Hadir di Claro

MAKASSAR, BKM–Kecintaan anak muda terhadap kopi di era milenial saat ini tidak bisa dipungkiri dan semakin meningkat. Sehingga momen ini dapat melahirkan “Millenial Entrepreneurship” barista yang handal dalam meracik kopi.
Hal ini tampak pada Pekan Produk Kreatif, sejumlah barista millenial dari berbagai daerah hadir, di Hotel Claro Selasa (2/4).
Event yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kota Makassar ini mengusung konsep “Ketika Ide Lahir dari Secangkir Kopi”.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Amaliah Malik, menuturkan mindset kaum millenial saat ini semakin kreatif. Jika dulu hanya orang-orang tua suka dengan seduhan kopi, sekarang sudah merambah ke anak-anak muda.
Kata Amel sapaan karibnya, agar lebih termotivasi lagi, untuk melahirkan milenial entrepreneurship, Dinas Pariwisata Kota Makassar mencoba merangkul seluruh kalangan millenial utamanya anak-anak muda yang berprofesi barista.
“Untuk tahun ini memang sentuh anak-anak milenial, jadi kita kemas lebih millenial lagi, sehingga bisa melihat ide-ide kreatif anak-anak mudah sekarang,” ungkap Amel.
Menurut Amel jika selama ini mindset masyarakat, seduhan kopi hanya orang-orang tua yang suka. Amel mengaku hal ini sudah berubah, dimana kaum millenial lebih dominan, karena kopi sangat unik.
“Anak-anak muda di Kota Makassar sangat mendukung, bahwa kehadiran kopi tidak bisa terlepas dari keseharianya, karena Ide lahir dari secangkir kopi,” ujarnya.
Berkaca bahwa Ide lahir dari secangkir kopi, menurut Amel, jangan heran ketika melihat anak-anak muda saat ini banyak yang nongkrong di Warkop atau Cafe.
“Benefitnya banyak sekali, sehingg tidak boleh berpikiran lain-lain ketika sekarang kita melihat banyak anak-anak mudah yang nongkrong di warkop atau cafe, karena dari situ bisa lahir ide-ide yang lebih kreatif,” ungkapnya.
Dengan melihat peluang ini, menurut Amel, Dinas Pariwisata Kota Makassar mencoba merangkul kaum millelineal utamanya anak-anak muda yang berprofesi barista.
“Hal ini kita mencoba fasilitasi, anak mudah yang berprofesi barista, paling tidak kita ruang melalui even ini, sehingga mereka lebih berkreasi dan kreatif untuk memacu dirinya menjadi sukses,” ujar Amel.
Sebelumnya Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Ahmad Rekotomo, melihat Kota Makassar memiliki potensi pengembangan Usaha Kecil Makro (UKM) sangat tinggi.
Olehnya itu, dirinya minta Dinas Pariwisata Kota Makassar untuk melakukan penandatangan kerjasama. Hal ini dilakukan agar Pemerintah Pusat melalui badan yang dinaunginya bisa membantu untuk pengembangan kedepannya.
“Saya ingin tau apakah sudah melaksanakan MoU antara Bekraf dengan Pemerintah baik Provinsi atau Pemerintah Kota, saya belum tau. Kalau memang belum kita menghimbau kepada pemerintah setempat, khususnya Kota Makassar untuk mengadakan MoU dengan Kami,” ujar Ahmad.
Menurut Ahmad setelah MoU dilakukan, pihak Bekraf bisa mengetahui potensi apa yang daerah ini yang bisa dikembangkan dan berapa jumlahnya, hal ini agar program dari Bekraf bisa membantu mengembangkan.
“Harus ada MoU sehingga kita mensupport, apa yang bisa kita berikan ke sini, jangan sampai kita memberikan Bimbtek tidak sesuai yang dibutuhkan dan jika ini terjadi tidak ada juga gunanya,” ulasnya.
Adapun salah satu Bimbtek yang diberikan kepada daerah yang telah bekerjasama, sambung Ahmad, satu diantaranya bagaimana packingan, branding dan sebagainya.
“Hal ini dilakukan agar nilai tambah suatu produk kreatif, dapat meningkatkan nilai suatu produk, kalau ini sudah selesai harganya itu bisa meningkat hingga lima kali lipat,” tutupnya.(nug/war/c)



×


Barista Milenial Hadir di Claro

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar