MAKASSAR, BKM — Proses mutasi di lingkup Pemprov Sulsel terus bergulir. Gubernur HM Nurdin Abdullah mulai merombak pimpinan di organisasi perangkat daerah (OPD).
Sudah dua kali orang nomor satu tersebut melakukan mutasi. Yang pertama, saat melantikan Ashari Fakhsirie Radjamilo sebagai kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan menggeser Tautoto Tana Ranggina dari kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menjadi asisten III.
Mutasi kedua dilaksanakan pekan lalu. Nurdin melantik dua pejabat eselon II hasil lelang jabatan yang dilaksanakan belum lama ini.
Dua pejabat tersebut adalah Andi Sumardi Sulaiman sebagai bepala Bapenda. Andi Sumardi merupakan kakak kandung Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Selain itu, Nurdin juga melantik Asri Syachrun Said sebagai kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel. Asri merupakan orang kepercayaan Nurdin ketika menjabat sebagai bupati Bantaeng. Dua pejabat tersebut dilantik pada Kamis (25/4) lalu.
Saat melantik kedua pejabat definitif itu, Nurdin menekankan jika ke depan dirinya akan melakukan proses mutasi secara bertahap. Bahkan dia memberi bocoran jika hari ini, Senin (29/4), kembali akan dilakukan tahapan mutasi untuk pejabat eselon III dan IV.
Menurut Nurdin, dia butuh pejabat yang loyal dan tahu akan tugas serta target yang diberikan. Dia tidak segan-segan mengganti orang-orang yang bekerja tanpa target, apalagi yang melanggar aturan.
Kepala OPD saat ini juga dibuat was-was dengan statemen-statemen gubernur. Apalagi baru-baru ini, Nurdin menebar ancaman akan membebastugaskan lima pejabat yang ketahuan bermain-main dengan jabatannya.
Artinya, kapan pun gubernur ingin melakukan mutasi atau pelantikan, akan langsung direalisasikan.
Khusus wacana soal pelantikan pejabat eselon III hari ini, dihubungi via telepon, Minggu (28/4), Kepala BKD Sulsel Asri Syachrun mengaku hingga kemarin sore belum ada perintah, baik dari gubernur maupun wakil gubernur terkait rencana pelantikan tersebut. Saat ini Gubernur Nurdin Abdullah tengah menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci.
“Saya belum dapat perintah untuk mempersiapkan pelantikan,” ungkap Asri.
Namun, katanya, kapan pun diperintahkan, pihaknya siap untuk melaksanakan. “Saya stand by terus di kantor ini tunggu perintah,” pungkas Asri. (rhm/rus)
NA Umrah, BKD Tunggu Perintah Mutasi
×

