MAKASSAR, BKM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar meminta penggabungan atau pengelompokan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dapat segera dilaksanakan Pemerintah Kota Makassar tahun ini. Apalagi sudah memasuki tahun ajaran baru.
Ketua Komisi D di Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar Sampara Syarif menyebut, pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar tidak mesti harus menunggu lama membentuk SMP Negeri di wilayah minim gedung sekolah khususnya di Kecamatan Makassar. Jika semua perencanaan sudah matang, sebaiknya regrouping dapat segera dilakukan.
“Regrouping sekolah sudah menjadi suatu komitmen dari Disdik Kota Makassar dan kami di DPRD Kota Makassar sudah setuju. Jadi harus segera buktikan dan dilakukan,” kata Sampara Syarif, Senin (29/4).
Kata Sampara Syarif, pentingnya regrouping dilakukan di wilayah minim atau sama sekali tidak memiliki gedung SMPN agar semua anak-anak yang tinggal di wilayah itu bisa dengan mudah bersekolah sesuai zonasinya. Olehnya itu rencana regrouping 11 SMP harus benar-benar dapat diwujudkan.
“Tidak mesti berlama-lama. Regrouping inikan bisa mulai menjadi contoh awal di Kecamatan Makassar dulu. Di SD Lariang Bangi juga sudah kurang muridnya, dari pada tidak ada sekolah SMPN di Kecamatan Makassar sama sekali, jadi mending SD Lariang Bangi dileburkan saja menjadi SMPN,” ucapnya.
Usulan penggabungan sekolah dari DPRD Kota Makassar sebenarnya sudah lama dimasukkan. Namun baru tahun ini direncanakan. Menjadi kebanggaan ketika rencana ini benar-benar dapat dibuktikan pemerintah kota sesuai komitmennya.
“Kalau masalah lahan, tidak perlu lagi ada masalah lahan. Karena gedung SD saja dilebur dan jadikan gedung SMP. Segera kami di komisi komunikasikan lagi ke Disdik Kota Makassar apa kendala dihadapi menjalankan program ini. Tahun ini sudah harus dilaksanakan, kalau tidak bisa 11 satu saja dulu di Kecamatan Makassar menjadi percontohan,” tutupnya. (arf)
Dewan Desak Wujudkan Penggabungan SMP Negeri
×

