pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

PAN Terdepak, PKS Wakil Ketua DPRD Sulsel

MAKASSAR, BKM — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hampir pasti meraih kursi wakil ketua DPRD Provinsi Sulawesi selatan periode 2019-2024. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, akumulasi suara yang diraih partai berlambang bulan sabit kembar ini berada di posisi kelima. Berada di bawah Partai Golkar, Nasdem, Gerindra, dan Demokrat.
Partai Golkar meraih 13 kursi, Nasdem 12 kursi, Gerindra 11 kursi, sementara Demokrat hanya sukses meraih 10 kursi. Adapun PKS sukses meloloskan delapan kadernya ke parlemen Sulsel.
Tak hanya PKS, namun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga sama-sama meraih delapan kursi.
Meski perolehan kursi PKS, PKB dan PDIP sama, namun partai yang dipimpin Sohibul Imam ini meraih suara lebih banyak dari PKB dan PDIP.
Perolehan suara dari caleg PKS yang lolos ke parlemen sebanyak 321.951, atau secara keseluruhan sebesar 374.005. Sementara PKB sebanyak 309. Adapun PDIP meraih sebanyak 274.802 suara.
Hasil ini membuat Partai Amanat Nasional (PAN) terdepak dari kursi wakil ketua DPRD Sulsel. Hasil pileg kali ini, partai berlambang matahari kembar ini hanya mampu meraih tujuh kursi. Padahal pada pileg 14 April 2014 lalu, partai yang dipimpin Zulkifli Hasan ini mampu meraih sembilan kursi, hingga sukses merebut kursi wakil ketua empat di bawah Partai Golkar, Demokrat dan Gerindra.
Ketua DPW PKB Azhar Arsyad mengakui perolehan suara PKS jauh lebih banyak dari partai yang dipimpinnya. “Iya, PKS unggul perolehan suara dari PKB,” ujar Azhar yang juga lolos ke DPRD Sulsel.
Soal nama caleg PKS yang akan didorong untuk posisi wakil ketua DPRD Sulsel, santer disebut Sri Rahmi. Selain sebagai petahana, Sri Rahmi juga sudah punya pengalaman memimpin komisi. Sri Rahmi juga masih tercatat sebagai pengurus harian DPW PKS Sulsel.
“Ibu Sri Rahmi memang yang paling pas diajukan sebagai calon wakil ketua DPRD Sulsel,” ujar sumber di internal PKS sendiri.
Adapun ketua DPRD Sulsel berasal dari Golkar. Ada sejumlah nama yang berpeluang diajukan ke DPP Golkar. Mereka adalah Fachruddin Rangga, Ince Langke IA, Andi Ina Kartika, dan Sofyan Syam. Keempat nama tersebut sudah memenuhi syarat yang diatur dalam petunjuk organisasi (PO) Golkar tahun 2013, yakni petahana, pengurus harian DPD I atau ketua DPD II, peraih suara yang tinggi, strata 1, serta memiliki prestasi, loyalitas, dedikasi, dan tidak tercela (PLDT).
Fachruddin Rangga tercatat sebagai petahana, pengurus harian DPD I, serta ketua DPD II Golkar Takalar. Begitu juga Ince Langke IA. Ince pernah menjabat sebagai ketua DPD II Golkar Selayar. Ia lima periode di DPRD Selayar. Dua periode di antaranya merupakan pimpinan dewan. Ince juga sudah tercatat sebagai anggota Fraksi Golkar DPRD Sulsel periode 2009-2014.
“Saat ini saya tercatat sebagai Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel. Selama ini saya banyak mendampingi Ketua DPD Golkar Selayar H Muh Basli Ali. Selain itu, Selayar memperoleh kemenangan tertinggi untuk pasangan NH-Aziz pada pilgub lalu. Pada pileg, Selayar memperoleh 10 kursi di DPRD kabupaten, serta satu kursi untuk DPRD provinsi,” terang Ince Langke.
Untuk wakil ketua dari Nasdem, ada nama sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif, serta dari Gerindra yakni ketua OKK DPD Gerindra Sulsel Darmawangsyah Muin. Dari Demokrat dipastikan Ni’matullah Erbe yang tak lain adalah Ketua DPD Demokrat Sulsel.

PDIP Ajukan Gugatan

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum mengalah soal hasil perolehan delapan kursinya ke DPRD Sulsel. Partai berlambang banteng gemuk ini akan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Langkah hukum tersebut terkait adanya dugaan kecurangan yang terjadi di daerah pemilihan (dapil) Sulsel 4, meliputi Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulsel Rudi Pieter Goni (RPG), mengakui ada yang kurang beres di dapil Sulsel 4. Karena itu pihaknya berencana melakukan gugatan ke MK.
“Iya, kami berencana untuk melakukan gugatan ke MK. Satu dapil provinsi dan satu dapil di Kabupaten Toraja Utara,” ujar RPG.
Menurut RPG, persiapan untuk mengajukan gugatan ke MK sudah dilakukan dan hampir rampung. “Saat ini berkas tuntutan masih sementara disusun oleh tim hukum PDIP,” ucap RPG.
Seperti diketahui, untuk dapil Sulsel 4 tim pemenangan Dr Alimuddin mengaku jika pihaknya yang berhak mendapat kursi ke 7 atau kursi terakhir. Bukan Syamsuddin Karlos dari PAN.
Ketika didesak, seperti apa isi gugatan terkait adanya dugaan kecurangan di dapil Sulsel 4, RPG belum ingin membeberkannya. “Tunggulah, nanti diberitahukan datanya,” pungkas legislator PDIP Sulsel dua periode ini. (rif)



×


PAN Terdepak, PKS Wakil Ketua DPRD Sulsel

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar