SATU lagi putra terbaik Sulsel mengembuskan nafas terakhirnya. Jenderal TNI (Purn) George Toisutta meninggal dunia ketika menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (12/6) pukul 05.25 Wita.
SUASANA duka menyelimuti rumah duka di Jalan Rutan, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Para pelayat ramai berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mantan kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) itu. George wafat di usia 66 tahun karena penyakit kanker yang dideritanya.
Jenazah almarhum diterbangkan dari Jakarta, dan tiba di Pangkalan Udara Militer (Lanud) Hasanuddin pukul 16.00 Wita. Selanjutnya langsung dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dadi Makassar. Hal ini atas persetujuan dari pihak keluarga.
Pelayat yang hadir di rumah duka, setelah mendapatkan penyampaian perubahan rencana pemakaman, langsung bergegas berangkat ke TPU Dadi Makassar, Jalan Lanto Dg Pasewang. Rencana awal, jenazah tiba di Lanud Hasanuddin kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Selanjutnya disalatkan di Masjid Nurul Ilmi UNM.
Tampak hadir di rumah duka, di antaranya Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, Asisten I Pemkot Makassar Irwan Bangsawan dan sejumlah pejabat lainnya.
Dari pihak keluarga, Asri Syamsuddin sebagai kakak ipar almarhum George Toisutta menjelaskan alasan almarhum dimakamkan di TPU Dadi. ”Amanah beliau menyampaikan ke kami semua agar tidak usah repot-repot. Dia minta dimakamkan di pusara ibunya. Itu yang disampaikannya sebelum meninggal. Saya ada di situ mendengarnya,” jelas Asri Syamsuddin.
Dia menyebutkan, almarhum dirawat di RSPAD karena sakit kanker. Penyakit tersebut sudah cukup lama dideritanya. Di mata keluarga almarhum George Toisutta orangnya baik dan cukup santai. Karenanya, pihak keluarga merasa sangat kehilangan atas kepergian sang jenderal untuk selama-lamanya. (arf/rus)

