MAKASSAR, BKM — Jenazah almarhum Ichsan Yasin Limpo (IYL) akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Panaikang hari ini, Kamis (1/8). Jasad ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel itu ditempatkan tak jauh dari pusara Rinra Sujiwa Syahrul Putra, ponakan IYL yang merupakan anak dari Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Irfan, salah seorang petugas penggali kubur di TPU Panaikang, menjelaskan kuburan sudah siap. SYL yang mempersiapkan langsung liang lahat untuk adiknya.
“Tadi pagi (kemarin) digali. Dari jam 8 sampai jam 10. Pak Syahrul (Yasin Limpo) yang langsung menentukan posisi kuburan. Datang langsung ke pemakaman untuk posisi. Termasuk masuk kompleks pemakaman keluarga Pak Syahrul. Untuk kubur Pak Ichsan d iluar pagar. Dalam pagar itu masih yang samping anaknya Pak Syahrul, Rinra,” ujar Irfan yang ditemui di lokasi pemakaman, Rabu siang (31/7).
Irfan menambahkan bahwa ia dan delapan rekannya sudah ditugaskan untuk mengurus segala keperluan pemakaman. “Pak Syahrul sudah pesan diurus sampai di batunya. Kami sembilan orang ditugaskan untuk mengurus kuburan,” jelas Irfan.
Usai dari TPU Panaikang, Syahrul secara khusus bertolak ke Jakarta. Mantan gubernur Sulsel dua periode oti menunggu kedatangan jenazah Ichsan di ibu kota negara. Selanjutnya bersama keluarga, baik yang menunggu di Jakarta, maupun yang bersama-sama jenazah dari Jepang terbang ke Makassar.
Setiba di Jakarta, jenazah IYL diterima oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang juga ketua Umum Palang Merah Indonesia. Seperti diketahui, Ichsan merupakan Ketua Palang Merah Indonesia.
Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, menurut rencana akan ikut menerima jenazah IYL di Makassar. “Bapak Gubernur rencana akan melayat Rabu malam, dan besok (hari ini),” ujar Bunyamin Arsyad, staf khusus bidang media Nurdin Abdullah, kemarin.
Om Ben, sapaan akrabnya mengatakan gubernur sedianya berangkat ke Bulukumba kemarin. Namun mendengar informasi jika jenazah almarhum IYL akan dikebumikan lebih cepat, orang nomor satu Sulsel itu batal ke sana.
Maaf Jika Macet
Jenazah Ichsan disemayamkan di rumah ibudahnya Hj Nurhayati Yasin Limpo di Jalan Haji Bau, Makassar. Setelah itu dibawa untuk disalatkan di Masjid Agung Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa. Selanjutnya dimakamkan di TPU Panaikang.
Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel Devo Khaddafi yang juga kerabat almarhum, menjelaskan jadwal pemakanan dan rute yang akan dilalui iring-iringan jenazah.
Devo yang juga mewakili keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna jalan. Di mana rute yang dilewati rombongan pengantar jenazah kemungkinan akan terjadi kemacetan, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan.
“Permohonan maaf dari keluarga dengan kemungkinan terjadinya kemacetan di dalam prosesi pengantaran jenazah almarhum Pak Ichsan Yasin Limpo,” kata Devo Khaddafi, kemarin.
Devo menjelaskan, pada tanggal 1 Agustus pada pukul 11.00 Wita direncanakan pelepasan jenazah oleh keluarga di rumah duka di Jalan Haji Bau. Adapun rute perjalanan, dari Jalan Haji Bau mengarah ke kanan menuju Jalan Ratulangi. Dari Jalan Ratulangi sampai ke Jalan Landak Lama. Kemudian ke Jalan Veteran Selatan menuju Jalan Sultan Alauddin, mengarah ke Kabupaten Gowa di Jalan To Manurung.
Dari Jalan To Manurung lalu menuju ke depan kantor Bupati Gowa. Selanjutnya ke Masjid Agung Syekh Yusuf untuk disalatkan. Setelahnya, rombongan akan kembali ke arah Jalan Sultan Alauddin menuju Jalan AP Petta Rani sampai di perempatan jembatan flyover di Jalan Urip Sumoharjo. Selanjutnya menuju ke TPU Panaikang.
”Untuk jamnya, kita perkirakan proses pelepasan mulai pukul 11.00 Wita di Jalan Haji Bau. Kemudian disalatkan pukul 12.00 di Masjid Agung Syekh Yusuf. Kita perkirakan pukul 13.00 akan dibawa ke Pemakaman Islam Panaikang,” terang Devo.
Devo menambahkan, bahwa di lokasi sekitar rumah duka Jalan Haji Bau akan ditutup mulai pukul 06.00-11.00 Wita, hari ini. Jalan tersebut yakni antara perempatan Jalan Haji Bau, Cendrawasih dan Arief Rate hingga ke perempatan Jalan Lasinrang, Haji Bau dan Jalan Mappanyukki.
“Adapun untuk takziah akan dilaksanakan selama tiga hari, yaitu Jumat malam (2/8) hingga Minggu malam,” jelas Devo.
Dewi Dikawal
LEMBAGA Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Sungguminasa telah memberikan izin kepada Dewi Yasin Limpo untuk melayat adik kandungnya Ichsan Yasin Limpo. Izin tersebut diberikan setelah pihak keluarga terpidana mengajukan permohonan pada Rabu pagi (31/7).
Dewi diperbolehkan hadir melihat langsung jenazah adik kandungnya itu untuk terakhir kalinya. Ia juga diizinkan menghadiri pemakaman mantan bupati Gowa dua periode tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Perempuan Sungguminasa Victor Teguh Prihartono, membenarkan pemberian izin itu. Kata dia, pihak keluarga telah mengajukan permintaan izin melayat untuk Dewi YL. Kelengkapannya telah terpenuhi.
“Pihak keluarga sudah mengajukan izin untuk melayat. Kelengkapan administrasi kematian sudah ada. Selaku Kalapas, melihat persyaratan sudah dipenuhi, kami menyetujui. Syaratnya yaitu satu garis darah, keterangan kematian, dan kita izinkan. Saat jenazah tiba besok (hari ini), diberikan diizinkan hanya untuk melayat dan menghadiri pemakaman,” ujar Victor, Rabu (31/7).
Ia menyebut, izin untuk Dewi berlaku pada hari Kamis (1/8), mulai pukul 07.30 hingga pukul 19.00 Wita. Tiga petugas Lapas ditugaskan untuk melakukan pengawalan.
”Pengamanan dari petugas ada tiga orang. Dua laki-laki dan satu perempuan. Ibu Dewi berstatus napi. Kondisinya masih kita toleransi, dari pagi jam 07.30-19.00 Wita. Cuma satu hari. Prosesnya memenuhi izin luar biasa. Perlengkapan berkas sudah diajukan. Juga telah dikonfirmasi ke Bupati Gowa yang menjadi penjamin langsung,” terang Victor lagi. (jun/rus)

