MAKASSAR, BKM — Kejuaraan bulu tangkis Daitahsu Astec Open 2019 kembali digelar di Kota Makassar. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kejuaraan yang dijadualkan berlangsung pada 10 sampai 14 September 2019 didukung Frisian Flag Indonesia sebagai sponsor.
Perusahaan produk minuman bergizi berbasis susu ini mendukung penyelenggaraan turnamen olahraga bulutangkis di kalangan junior atau anak-anak dan remaja dengan menjadi minuman susu resmi Daihatsu Astec Open 2019.
Pada kejuaraan serupa yang telah berlangsung di Medan pada 12 sampai 16 Maret, Balikpapan (26 sampai 30 Maret), Bandung (1 sampai 6 Juli), dan Yogyakarta (19 sampai 24 Agustus), Frisian Flag telah menjadi sponsor. Juga, Frisian Flag akan kembali mensponsori kejuaraan di Surabaya pada 8 sampai 12 Oktober, sebelum berakhir dengan pertandingan semi final dan final di Jakarta pada 4 sampai 9 November.
”Bulutangkis adalah salah satu cabang olahraga paling digemari dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Terbukti, mampu menginspirasi masyarakat terhadap gaya hidup sehat, aktif, dan menjunjung sportivitas. Kami sangat senang dapat berpartisipasi di acara Daihatsu Astec Open 2019 yang telah menjadi kejuaraan paling ditunggu generasi muda penggemar olahraga bulu tangkis,” ucap Corporate Sustainability Development Manager PT Frisian Flag Indonesia, Refa Hayudi Griyanda di sela acara press conference Daihatsu Astec Open 2019 di Cafe Grind & Pull Makassar, Jumat siang (6/9).
Sementara itu, lenda bulutangkis Indonesia, Alan Budikusuma, didampingi Ketua Umum Pengprov PBSI Sulsel, Devo Kadafi, manajemen Astra International Daihatsu, serta manajemen Frisian Flag Indonesia, berharap, dari kejuaraan ini akan memunculkan pebulutangkis andalan masa depan Indonesia dari ajang Daihatsu Astec Open 2019.
”Indah Cahya Sari Jamil misalnya, berhasil meraih gelar juara dunia Junior 2018 disektor ganda campuran berpasangan Leo Rolly Carnando. Indah adalah pebulutangkis asal Sulawesi Selatan yang pernah berkiprah di Daihatsu Astec Open,” ujar peraih medali emas cabang olahraga bulu tangkis pada Olimpiade tahun 1992 ini. (mir)

