pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Anggaran RS Regional Rp130 M Dikembalikan

MAKASSAR, BKM — Tahun ini, Pemerintah Provinsi Sulsel menganggarkan sekitar Rp130 miliar untuk pembangunan rumah sakit regional. Rencananya, anggaran itu untuk menghadirkan dua rumah sakit regional, masing-masing di Kota Palopo dan Kabupaten Bone.
Namun sayang, kegiatan itu sulit dilaksanakan karena terkendala kesiapan lahan.
“Dana yang disiapkan Rp142 miliar. Masing-masing sekitar Rp71 miliar. Namun ya kami kembalikan karena sulit terealisasi tahun ini,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan, dr Bachtiar Baso.
Dia menjelaskan, memang tak semua anggaran rumah sakit dikembalikan. Sekitar Rp8 miliar lebih sudah terpakai untuk pos manajemen konstruksi. Masing-masing sekitar Rp5 miliar lebih di Palopo dan Rp3 miliar di Bone.
“Di Palopo itu tipe B plus dan Bone itu cuma tipe C. Jadi yang dikembalikan sekitar Rp130-an miliar lebih. Tahun depan dianggarkan lagi. Targetnya 2021 sudah bisa beroperasi,” tuturnya.
Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Kadir Halid menuturkan untuk bantuan keuangan di RS Ainun Habibie di Parepare pihaknya meminta ditunda. Pasalnya, ada kasus DAK yang digunakan membangun RS tersebut yang disebut bermasalah dan menyeret mantan Kadiskes Parepare.
“Jangan sampai bantuan kita nanti bermasalah juga. Harus diklirkan dahulu. Makanya kami minta ditunda dahulu,” jelasnya.
Kadir menuturkan nilai anggaran bantuan untuk RS Ainun Habibie mencapai Rp75 miliar. Bantuan keuangan ini cukup besar sehingga pihaknya meminta Pemkot Parepare transparan. Harus membuka siapa pemenang tendernya dan sebagainya
“Kami minta Diskes dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) untuk mengkaji baik-baik. Pak Wali kota juga mesti buka siapa yang mengerjakan tendernya,” tukasnya. (rhm)




×


Anggaran RS Regional Rp130 M Dikembalikan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar