SOPPENG, BKM — Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Soppeng Hj Andi Darmi saat menghadiri acara Pencanangan Bhayangkara KB Kesehatan Tingkat Kabupaten Soppeng tahun 2019 di Baruga Rujab Bupati Soppeng, Senin (16/9).
Pencanangan Bhyangkara merupakan salah satu bentuk kontribusi BKKBN dan Bhayangkara serta mitra kerja BKKBN lainnya untuk membangun kependudukan Indonesia agar tumbuh seimbang dengan daya dukung yang tersedia.
Sehingga Bangsa Indonesia secara keseluruhan akan menjadi bangsa yang kuat sejahtera adil dan makmur.
Menurut Andi Dharmi, pencanangan bakti sosial ini merupakan momentum KB Kesehatan yang tersedia penting diharapkan dapat menjangkau sasaran program KKBPK hingga daerah terpencil. Khususnya di Kampung KB dengan mendekatkan pelayanan program kepada masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan DKBPPPA Hj A Husniaty
mengatakan kegiatan pencanangan Bhayangkara KB-Kesehatan
merupakan wujud nyata peran Bhayangkara dalam mendukung program KB Nasional dan pembangunan kesehatan secara terpadu.
Semua yang terlibat tentu harus bertanggung jawab dan mendukung sepenuhnya terhadap keberhasilan kegiatan ini.
“Untuk mancapai keberhasilan program KB, kita harus kerja keras dalam hal peningkatan akseptor KB yang menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang seperti Implant, IUD, MOW dan MOP,” ujar Husniaty.
Karena semua alat kontrasepsi metode jangka panjang ini akan mengurangi angka drop out, utamanya bagi penggunaan alat kontrasepsí. Masyarakat di daerah tertinggal dan terpencil.
Melalui kegiatan Bhayngkara KB Kesehatan tahun 2019 akan menghasilkan pokok pikiran yang mampu menjawab berbagai persoalan atau realita yang terjadi dimasyarakat utamanya di daerah kita kabupaten Soppeng ini khususnya yang berhubungan dengan program KB dan kesehatan. (ono/C)
Pemkab Canangkan Bhayangkara Kesehatan
×

