GOWA, BKM — Program Learning Express yang merupakan program gabungan civitas akademika antar Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dan Singapore Polytechnic yang baru saja melakukan pengabdian ke masyarakat selama empat hari tiga malam di Kelurahan Cikoro, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, kini usai.
Kegiatan learning express yang dirangkai closing ceremony ini dihadiri Kadis Pendidikan Gowa, Dr Salam. Para peserta learning express ini dijamu makan malam di Baruga Tinggimae Rujab bupati Gowa, Rabu malam (25/9).
Rombongan mahasiswa dua kampus berbeda ini dipimpin Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh Makassar, Erwin Akib. Dekan FKIP Unismuh ini membawa 54 mahasiswa terdiri dari Singapore Polytechnic sebanyak 27 orang bersama tiga dosen dan dari Unismuh Makassar 27 orang mahasiswa juga disertai tiga dosen.
Erwin mengatakan, learning ekspres atau pembelajaran singkat adalah kegiatan Unismuh dalam hal ini FKIP bekerjasama dengan Singapore Politekhnik melakukan KKN singkat, dimana seluruh mahasiswa melakukan kolaborasi untuk membuat sebuah inovasi yang berhubungan dengan tiga hasil panen di tempat tersebut yakni kol, cengkeh, dan cocoa (coklat).
”Mahasiswa ini datang, tinggal dan langsung berbaur ke masyarakat menanyakan masalah-masalah yang jadi kendala dalam membuat produk unggulan ini. Setelah mereka tampung. Disinilah mereka ditantang untuk memberikan inovasi-inovasi. Dimana bentuk capaian proyeknya berbentuk prototipe yang hasilnya mereka berikan kepada masyarakat,” jelas Erwin.
Selain itu, pihaknya mengaku Unismuh dan Pemkab Gowa satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Pasalnya Gowa memiliki program prioritas di bidang pendidikan, sehingga Unismuh akan selalu mendukung dan mengambil salah satu bagian seperti menghadirkan mahasiswa dari luar seperti saat ini. (sar/mir)
Singapore Polytachnic-Unismuh Lakukan Learning Express di Gowa
×

