MAROS, BKM — Sekecil apapun perilaku tidak menjaga lingkungan, itu akan berdampak buruk pada kondisi kehidupan di bumi. Salah satu tindakan tak menjaga lingkungan adalah membuang sampah disembarang tempat dan penggunaan alat dan bahan yang terbuat dari plastik.
Wakil Rektor I UMMA, Muhammad Nurjaya, kepada wartawan, mengatakan, Indonesia berada diposisi runner-up penghasilkan sampah plastik nomor satu di Asia tenggara dengan jumlah sampah mencapai 3,2 juta ton tiap tahun.
Pertanyaannya, kenapa bisa Indonesia berada diposisi kedua dunia dan pertama di Asia Tenggara. Salah satunya adalah pengolahan sampah yang tak efektif dan efisien. ”Jadi saat ini sangat perlu dilakukan adalah pengenalan terhadap pola pengolahan kembali, atau sistem daur ulang dan tingkat kesadaran masyarakat terhadap bahaya sampah plastik masih minim,” jelas Muhammad Nurjaya.
Disebutkan Muhammad Nurjaya, sampah berupa kantong kresek, botol, bungkus makanan, sedotan, dan beberapa jenis lainnya, semuanya mengikut pada aliran sungai dan bermuara pada laut lepas. Tapi, sampah plastik ini hanya sekitar 5 persen yang mengapung di permukaan. Sedangkan 95 persen lagi terendam dan mengendap di dasar laut.
”Sampah seperti itulah telah merusak ekosistem laut. Termasuk terumbu karang dan penghuni laut lainnya,” ujar Muhammad Nurjaya.
Kemudian, lanjut dia, satu kampus yang peduli terhadap dampak buruk itu, yakni Universitas Muslim Maros (UMMA). Universitas pertama di Maros tersebut memiliki visi sangat berkaitan terhadap gerakan peduli lingkungan. Yakni menjadi universitas pelestari lingkungan dan kearifan lokal.
Beberapa program yang dicetuskan dimulai dari hal-hal sederhana. Seperti menjaga kebersihan lingkungan sekitar, penggunaan wadah air minum yang bukan sekali pakai, dalam hal ini tumblr yang bisa dibawa ke mana mana.
Kesadaran segenap civitas akademika UMMA terhadap pentingnya menjaga lingkungan itu telah dicanangkan sejak 2017 lalu. Hingga kini, mahasiswa mulai sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar. (ari/mir/c)
UMMA Jadi Kampus Pelestari Lingkungan
×

