MAKASSAR, BKM — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengharapkan direksi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar bukan dari unsur kader partai politik. Hal tersebut ditegaskan, anggota DPRD Kota Makassar, HM Yunus.
Yunus mengatakan, direksi PDAM yang berasal anggota partai politik cenderung lebih mementingkan partainya.
“Kami mengharapkan yang duduk di direksi PDAM bukan dari kader partai. Karena dulu ada kasus setor jatah ke partai atau organisasi. Memang kenyataannya seperti itu, ada jatah atas nama partai politik,” sebut Yunus, Selasa (1/10).
Tidak itu saja, tambah Yunus, tim seleksi dalam melaksanakan proses penjaringan harus benar-benar selektif. Mencari calon yang memiliki kriteria memahami cara mengelola PDAM khususnya, dan mampu menyelesaikan persoalan yang ada, serta memberikan kontribusi ke pemerintah yang sesuai.
Selain itu, perlu adanya komitmen yang dibangun oleh direksi yang terpilih untuk mengundurkan diri ketika target tidak sesuai. Tidak memperlihatkan kerja baik.
“Harus ada komitmen yang dibangun. Kalau memang tidak mampu bekerja penuhi target dan selesaikan masalah, harus mengundurkan diri. Seperti halnya di daerah utara kota, masalah air bersih masih terjadi, artinya itu harus diselesaikan jangan dibiarkan terus-terusan,” tegasnya. (arf)
Calon Direksi PDAM Diharap Bukan dari Parpol
×

