MAKASSAR, BKM — Dua partai besar bakal bersaing secara ketat dalam kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati (pilbup), serta pemilihan wali kota dan wakil wali kota (pilwali) di Sulsel pada 23 September 2020 tahun depan. Masing-masing Partai Golkar dan Nasdem.
Kader kedua partai tersebut saat ini memegang kendali pemerintahan, baik sebagai bupati maupun wakil bupati. Juga wali kota dan wakil wali kota. Di sisi lain, ada juga daerah di mana kader Golkar dan Nasdem kemungkinan akan berpasangan dalam sebuah koalisi.
Daerah yang kemungkinan akan bersaing ketat yakni di pilbup Maros, Pangkep, Barru, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Soppeng.
Di daerah ini, kader Golkar dan Nasdem menjabat bupati atau wakil bupati. Kecuali di Kabupaten Pangkep. Di Pangkep, bakal calon Golkar menjabat wakil ketua I DPRD, sedang balon Nasdem menduduki posisi ketua DPRD.
Untuk daerah yang memiliki peluang berkoalisi, yakni pilwali Makassar, pilbup Gowa, Selayar, Bulukumba, Toraja, dan Toraja Utara.
Di Kabupaten Maros, Andi Harmil Mattotorang hampir pasti diusung oleh Partai Nasdem. Begitu pula di Pangkep, ada Muhammad Yusran Lologau, serta Suardi Saleh di Kabupaten Barru.
Sedang dari Maros, yang mendaftar di Golkar ada sejumlah nama. Di antaranya Tajrimin, Chaidir Syam, Wawan Mattaliu, Nurhasan, hingga Prof Yusran Yusuf.
Sementara di Golkar Pangkep, ada nama Andi Ilham Zainuddin dan Abd Rahman Assegaf. Di Barru, ada nama Malkan Amin yang hampir pasti berpasangan dengan Andi Salahuddin Rum.
Untuk Soppeng, dari Golkar ada bupati Andi Kaswadi Razak. Sedang kader Nasdem ada Luthfi Halide dan Andi Zulkarnain Sutomo.
Di Luwu Timur, Bupati Thoriq Husler kemungkinan maju bersama kader Golkar. Sedangkan wakil bupati Irwan Bachri Syam diminta untuk maju sebagai calon bupati oleh partainya, yakni Nasdem. Demikian pula di Luwu Utara. Kader Nasdem yang juga wakil bupati Thahar Rum juga diminta untuk menantang bupati Indah Putri Indriyani.
Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel HA Kadir Halid, menegaskan bahwa banyak kader yang siap diusung dalam pilkada ataupun pilwali. Utamanya yang memiliki pengalaman bertarung.
“Tentu kita harus uji lagi seperti apa keseriusan kader tersebut,” ujar Kadir Halid yang juga Ketua Tim 9 Golkar Sulsel, Senin (4/11).
Sebelumnya, Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif, menegaskan bila hampir semua kader partai bentukan Surya Paloh diminta untuk maju di pilbup dan pilwali. “Makanya, Nasdem tidak membuka penjaringan di sejumlah daerah, guna memuluskan langkah kader maju,” ujar wakil ketua DPRD Sulsel ini. (rif)
Golkar-Nasdem Bersaing di Enam Daerah
×

