pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

RMS Duetkan Danny-None

Enam Pasangan Cabup-Cawabup Sudah Jadi, Tiga Menyusul

MAKASSAR, BKM — Tahun 2020 kini menghitung hari. Di tanggal 23 September tahun depan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak akan dihelat di 11 kabupaten dan satu kota. Lalu, siapa-siapa saja yang akan berpasangan di pesta demokrasi lima tahunan itu?
Satu persatu pasangan tersebut telah ditetapkan. Hingga akhir Desember ini, tercatat sudah ada enam pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) yang resmi disandingkan. Tiga lainnya menyusul.
Di Kabupaten Barru, Malkan Amin memutuskan berpasangan Andi Salahuddin Rum. Di Kabupaten Kepulauan Selayar, Basli Ali berduet dengan Syaiful Arif. Di Kabupaten Maros, ada nama Chaidir Syam dan Hj Suhartina Bohari. Terakhir, Andi Harmil Mattotorang berpasangan Andi Ilham Najamuddin, juga di pilbup Maros.
Tiga kandidat lainnya yang berpeluang berpasangan, yakni Nicodemus Biringkanae dengan Viktor Datuan Batara di Tana Toraja. Kemudian Suardi Saleh-Nasruddin AM di Kabupaten Barru, serta Adnan Purichta Ichsan dengan Abd Rauf Malaganni Karaeng Kio di Kabupaten Gowa.
Selain itu, Bupati Luwu Timur saat ini Thoriq Husler juga disebut-sebut bakal menggandeng mantan anggota DPR RI Andi Fauziyah Pujiwatie Hatta. Srikandi Senayan ini merupakan putri dari mantan Bupati Lutim Andi Hatta Marakarma. Hatta kini tercatat sebagai legislator DPRD Sulsel.
Pasangan lain yang juga mulai disebut yakni Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto dengan Irman Yasin Limpo, Askar HL dengan Tomy Satria Yulianto, Andi Kaswadi Razak dengan Luthfi Halide, serta Amirullah Nur dengan Devo Khaddafi.
Kecenderungan empat paket tersebut, disebut oleh Ketua DPW Nasdem Sulsel H Rusdi Masse (RMS) di media sosial miliknya. Secara tersirat, mantan bupati Sidrap dua periode itu berusaha agar delapan kandidat tersebut untuk melenggang bersama di pilkada mendatang.
Danny-None didorong untuk berpaket di pilwali Makassar. Askar HL-Tomy Satria di pilkada Bulukumba. Andi Kaswadi Razak-Luthfi Halide di pilkada Soppeng. Amirullah Nur-Devo Khaddafi di pilkada Maros.
Menyusul mencuatnya empat bakal pasangan tersebut, BKM mencoba mengonfirmasi RMS, kemarin. Namun belum berhasil.
Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif, mengaku hari ini, Kamis (26/12) baru akan memberikan keterangan pers terkait isi medsos sang ketua. ”Saya masih di luar kota. Jadi besok (hari ini) saya beri keterangan,” ujar wakil ketua DPRD Sulsel ini.
Sehari sebelumnya, Tomy Sartria yang juga wakil bupati Bulukumba menegaskan bahwa dirinya akan tetap fokus untuk maju sebagai 01, bukan 02. Bahkan Tomy mengaku sudah menjajaki sejumlah nama untuk menjadi calon wakilnya nanti. Di antaranya adik Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali, yakni Andi Mattampawali, pendiri Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Berkat Andi Makkasau, Ketua Golkar Andi Hamzah Pangki, serta Jamaludin M Syamsir.
Hal berbeda disampaikan Srikandi Andalanta yang merupakan bagian pemenangan Askar HL yang siap memberikan dukungan. Adriana, salah seorang punggawa Srikandi Andalanta mengapresiasi unggahan RMS di akun Instagram @rusdimasse.
Menurutnya, foto Askar HL dan Tomy Satria Yulianto memberikan sinyal kuat dukungan Nasdem kepada Askar-Tomy. “Pastinya kami apresiasi unggahan tersebut. Ini sangat luar biasa,” kata perempuan yang akrab disapa Ibu Ana itu, Rabu (25/12).
Meski demikian, dia tetap ikut arahan H Askar HL, sebagai bakal calon bupati Bulukumba 2020. “Apapun keputusan tim kami, itulah yang terbaik. Jika ini pasangan ideal, kita akan dukung penuh dan menangkan,” tandasnya.
Dihubungi terpisah, Suwadi Idris Amir dari Indeks Politika Indonesia (IPI), mengemukakan bila arah pilwali Makassar makin terlihat setelah munculnya postingan RMS yang ingin memaketkan Danny dengan None. Hal ini bisa membuat peta pilwali makin terang. Jika keinginan RMS terwujud, maka gerbong Yasin Limpo bersatu dengan Danny dan RMS.
“Kemungkinan besar paket Danny-None akan berhadapan paket Munafri Arifuddin alias Appi dengan Prof Yusran Yusuf, atau paket Appi dengan Taufik Fachruddin. Artinya, kubu Appi yang berkekuatan gerbong Bosowa dan Kalla akan bersatu dengan kubu Gubernur Sulsel Prof NA di pilwali nanti,” jelasnya.
Untuk itu, kata dia, sebaiknya semua pihak menunggu kubu Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang menjagokan Syamsu Rizal alias Deng Ical. “Apakah IAS akan membentuk poros tersendiri untuk menciptakan paket dengan memasangkan Dg Ical-Sukriansyah S Latief (UQ), agar gerbong IAS bisa bersama gerbong mantan Mentan Andi Amran Sulaiman. Jika tiga skenario ini terjadi, maka pilwali berjalan seru dan dinamis,” terang Suwadi.
Namun, lanjutnya, bisa saja yang terjadi adalah IAS menyatukan Appi-Deng Ical untuk kalahkan Danny dan pasangannya. Artinya, pilwali berjalan head to head. ”Dan jika kondisi ini terjadi, saya prediksi gerbong gubernur dan wagub akan cenderung ke Appi-Deng Ical,” jelas Suwadi. (min-rif/rus)




×


RMS Duetkan Danny-None

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar