MAKASSAR, BKM — Hotel Charisma di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Rabu (25/12) pukul 11.00 Wita. Suasana yang sebelumnya tenang, tiba-tiba ramai. Seorang pekerja jasa servis air conditioner (AC) mengalami peristiwa nahas. Ia meregang nyawa diduga akibat kecelakaan kerja.
Aparat Polrestabes Makassar dan Tim Biddokkes Polda Sulsel tiba di lokasi sesaat setelah kejadian. Selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, petugas lainnya mengumpulkan keterangan saksi.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengungkapkan, mayat pria tersebut ditemukan di kamar 308 Hotel Charisma. Dari hasil identifikasi, identitasnya diketahui bernama Budi Darto (38). Ia berprofesi sebagai tukang service AC.
“Korban beralamat di Jalan Hayo, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala. Meninggal dunia diduga kecelakaan kerja. Kami sudah mengambil keterangan saksi bernama Anugrah alias Jesica yang merupakan tamu hotel. Kata saksi, awalnya ia melihat korban sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu ia masuk ke dalam kamar 308 hendak memperbaiki AC,” terang Indratmoko, kemarin.
Tidak lama kemudian, lanjutnya, sekitar 20 menit kemudian saksi mendengar suara gemuruh dari kamar itu. Diduga ada sesuatu yang terjatuh.
Saksi kemudian menghampiri suara gaduh itu. Alangkah kagetnya ia melihat korban dalam kondisi kejang-kejang. Saksi kemudian menyampaikan ke resepsionis. Selanjutnya meneruskannya ke enggineering hotel bernama Rohidin (35). Pihak enggineering kemudian memeriksa pekerja AC tersebut.
”Tubuhnya sudah tidak bergerak lagi dengan posisi berada di atas plafon, dan lutut keluar dari plafon yang pecah,” jelas Kasat Reskrim menirukan keterangan saksi.
Selanjutnya, kata Indratmoko, saksi menghubungi Bhabinkamtibmas Aiptu Bahar Sampe. Kemudian Aiptu Bahar ke lokasi mengumpulkan keterangan saksi.
Yamin (45), saksi lain yang juga owner Hotel Charisma dalam keterangannya, mengatakan korban merupakan tukang servis yang sudah sering datang memperbaiki AC hotel miliknya.
Sebelumnya, pada pagi itu korban menghubungi saksi. Ia menyampaikan jika dirinya baru saja tiba dari Toraja dan hendak datang ke hotel memperbaiki AC yang rusak. ”Saksi sempat menolak karena hari Natal. Tapi korban ngotot untuk memperbaiki AC,” terang Indratmoko lagi.
Tim Inafis dan Dokpol Bhayangkara membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara, sambil menunggu pihak keluarga datang untuk dilakukan penyerahan. (ish/rus)
Tewas Terjatuh dari Plafon Kamar Hotel
×

