pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Hujan Deras Rendam Sejumlah Pemukiman

MAKASSAR, BKM — Hujan yang mengguyur Makassar beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah lokasi. Salah satunya yang cukup parah adalah di Jalan Toa Daeng III, RW 08, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala.
Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, Senin (13/1) siang melakukan pemantauan di sana.Saat mengunjungi lokasi, air sudah surut hingga betis orang dewasa. Namun, tetap saja ada rumah yang kemasukan air.
Salah seorang warga, Rahma, menjelaskan, lokasi tempatnya tinggal itu memang langganan banjir tiap tahun. Sehari saja hujan deras, akan menimbulkan banjir yang cukup parah.
“Ini sudah surutmi. Kemarin tinggi air hampir semeter. Rumahku sudah dua kali ditinggikan, tapi tetap was-was kalau hujan deras,” kata Rahma.
Dia mengaku cukup pesimis dengan pemerintah kota dalam menangani banjir.
Menurutnya, hampir setiap tahun, saat banjir terjadi, aparat pemerintah kota selalu datang meninjau. Tapi hanya sebatas itu.
“Sudah meninjau, sudahmi. Tidak ada tindak lanjutnya. Kalau bukan kami warga disini patungan buat saluran, mungkin banjir setiap tahun lebih parah lagi. Dalam setahun, kadang dua kali rumah kemasukan air,” ungkapnya.
Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb usai meninjau mengatakan, tahun ini, pihaknya memprogramkan untuk melakukan peninggian jalan di lokasi tersebut.
Ini dipandang cukup mendesak karena walaupun air sudah surut, jalan warga masih terus tergenang sehingga mengganggu aktifitas mereka.
Kendaraan, baik roda dua maupun roda empat juga cukup sulit untuk melewati jalan itu.
Dia mengatakan, dalam kondisi hujan deras, ketinggian air bisa mencapai satu meter. Namun saat tidak hujan seperti kondisi saat ini, ketinggian air masih sekitar 50 cm.
“Kita akan programkan perbaikan jalan. Kita akan tinggikan sekitar 80 cm. Semua jalur di kompleks. Sudah diukur sekitar 600 meter,” ungkap Iqbal.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Mukhtar Thahir mengatakan sejauh ini, banjir yang terparah terjadi di Kecamatan Manggala dan Paccerakkang.
Namun, setelah melakukan pemantauan di lokasi bencana, disebutkan belum perlu untuk mendirikan dapur umum. Bagi warga yang terdampak banjir di Paccerakkang, pihaknya masih sebatas mendistribusikan sembako dan nasi dos.
Untuk warga yang rumahnya cukup parah terdampak banjir, dilakukan evakuasi ke tempat yang aman.
Menurutnya, saat ini, Dinsos memilik tiga armada dapur umum. Dua unit khusus dipersiapkan untuk Kecamatan Manggala dan Kecamatan Biringkinaya. Sementara satu unit lainnya dipersiapkan untuk lokasi lainnya yang terdampak banjir.”Karena dua lokasi itu selalu jadi langganan banjir tiap tahun,” ungkapnya. (rhm)



×


Hujan Deras Rendam Sejumlah Pemukiman

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar