SINJAI, BKM — Potensi perikanan di Kabupaten Sinjai tak diragukan lagi. Sebab, tangkapan ikan nelayan di Sinjai cukup melimpah. Dalam setahun hasil tangkapan mencapai puluhan ribu ton.
Melimpahnya, tangkapan ikan nelayan Sinjai ditunjang dengan banyaknya masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sinjai, Lukman Dahlan menyebut saat ini jumlah nelayan yang ada di Kabupaten Sinjai mencapai 8.888 ribu. Ribuan nelayan menggunakan beberapa jenis kapal tangkap seperti, kapal motor 5 gross tonnage (GT) ke bawah sebanyak 604 unit, 5-10 GT 194 unit, 10-20 GT 356 unit, 20-30 GT 635 unit. Sementara untuk perahu tempel sebanyak 549 unit.
“Kalau jumlah keseluruhan jumlah alat tangkap yang digunakan nelayan kita di Sinjai itu sebanyak 2.569 unit. Jumlah terbanyak alat tangkap itu ada di Sinjai Timur kemudian di Sinjai Utara,” ungkapnya, Kamis (30/1) saat ditemui di ruang kerjanya.
Menariknya, hasil tangkapan nelayan rata-rata ikan unggulan seperti ikan tuna dan cakalang.
Melimpahnya ikan di Sinjai dengan beberapa ikan unggulan, akan jadi daya tarik para investor. Apalagi komoditas seperti ikan tuna ini khusus di Indonesia paling banyak di ekspor ke Jepang.
“Apa yang menjadi potensi di Sinjai bisa juga dilirik investor. Pak Bupati (Andi Seto Asapa) juga terus memberikan dorongan mengenai hal ini,” jelasnya. (din/C)
PTSP Sebut Jumlah Nelayan Ribuan
×

