MAKASSAR, BKM — Rangkaian Dies Natalis ke-37 Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan temu alumni di lapangan Parkir Gedung FKG Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Sabtu (22/2/2020).
Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sulsel Prof. Dr. Ir. H.M Nurdin Abdullah, M.Agr., beserta Ibu Ir. Liestiaty F. Nurdin, M.Fish., Pejabat Walikota Makassar Dr. Muhammad Iqbal Samad Suhaeb, SE., MT, H.M Natsir Kalla, SE.,MM, segenap unsur pimpinan civitas akademika Unhas serta para alumni FKG Unhas.
Dekan FKG Unhas, drg. Muhammad Ruslin, M. Kes., Ph.D., Sp.BM(K) menyampaikan terima kasih atas keterlibatan semua alumni yang telah berperan aktif dalam menyukseskan berbagai rangkaian acara dies natalis ke-37 FKG Unhas.
Lebih lanjut, drg. Ruslin juga menjelaskan beberapa kegiatan bakti sosial yang sudah dilakukan oleh FKG sejak tahun 2008.
Ruslin berharap, setiap kegiatan yang dilakukan bisa semakin mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memberikan manfaat kepada masyarakat luas.
Mewakili Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, MP., sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dalam sambutannya mengapresiasi capaian FKG Unhas, salah satunya sebagai fakultas yang secara aktif mendorong dosen potensial untuk menjadi guru besar Unhas.
“FKG ini sudah sangat maju, kita baru mengukuhkan dua guru besar dari FKG beberapa hari yang lalu dan sepanjang tahun 2019, FKG menghasilkan 5 Guru Besar. Saya percaya, dengan kompetensi alumni FKG yang tersebar ke seluruh penjuru nusantara bahkan dunia bisa mendorong peningkatan kesehatan, khususnya kesehatan gigi,” jelas Prof Restu.
Di akhir sambutannya, Prof Restu berharap FKG Unhas bisa mempertahankan bahkan meningkatkan komitmen agar terus berkontribusi mengembangkan Unhas secara khusus dan Indonesia secara umum.
Gubernur Sulsel, Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr., juga ikut mengapresiasi gerakan aksi kemanusiaan yang selama ini dilakukan oleh FKG Unhas.
Menurut Prof Nurdin, FKG Unhas merupakan salah satu fakultas yang secara aktif berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan anak. Hal ini dibuktikan dengan kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit langit pada beberapa kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan secara khusus dan Pulau Sulawesi secara umum.
“Kami berharap luaran FKG bisa terus berperan aktif memenuhi kebutuhan Indonesia dalam bidang kesehatan secara umum. Saya yakin dengan kekompakan yang dimiliki FKG, maka Unhas bisa semakin melejit namanya di masyarakat,” kata Prof Nurdin.
Dalam kesempatan ini pula, FKG Unhas melaunching gerakan Aksi Sosial Kemanusiaan dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) pada beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan seperti Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, Bone, Maros, Luwu, Enrekang, dan beberapa daerah lainnya.
Pada waktu yang bersamaan, kegiatan bakti sosial juga berlangsung di FKG Unhas.
“Sekitar 60 siswa dari SD Kera-kera dan masyarakat sekitar mendapat penyuluhan, pemeriksaan dan pengobatan gigi dan mulut yang dilanjutkan dengan edukasi cara sikat gigi yang baik dan benar serta pemberian souvenir dari sponsor pepsodent unilever berupa sikat gigi khusus anak dan pasta gigi,” kata ketua panitia drg. Acing Habibie Mude, Ph.D.
Acara yang menyuguhkan banyak hiburan dan kuliner serta dihadiri oleh alumni-alumni FKG Unhas sejak tahun 80-an berlangsung hingga pukul 12.00 Wita. (rls)

