pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Polisi di Gowa Dipersenjatai Rotan

Bupati Maros Tunggu Evaluasi PSBB

GOWA, BKM — Rencana penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Gowa telah resmi diundur ke awal bulan Mei. Meski begitu, jajaran kepolisian di daerah ini tetap intens melakukan sosialisasi dan ujicoba.
Seharusnya, PSBB di kabupaten tetangga Kota Makassar ini akan dilaksanakan Rabu (29/4) hari ini. Namun karena pemerintah kabupaten masih melakukan perampungan pendataan penerima sembako yang berjumlah 11.666 kepala keluarga (KK), membuat rencana tersebut bergeser.
Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola di hadapan jajarannya pada apel pagi, Selasa (28/4) menegaskan, bahwa seluruh personel yang terlibat dalam beberapa satuan tugas tetap diminta untuk lebih mengefektifkan sosialisasi dan uji coba.
Penekanan yang menjadi fokus perhatian kapolres adalah terkait potensi konflik dalam pelaksanaan PSBB agar segera diantisipasi.
“Konflik akan selalu ada jika data penerima bantuan tidak akurat. Karena itu, saya perintahkan agar para personel Bhabinkamtibmas segera mendata warganya kemudian dikoordinasikan dengan Dinas Sosial. Mulai hari ini, segera massifkan imbauan kepada warga untuk tetap tinggal di rumah saat pembagian bantuan. Juga lakukan pendekatan secara humanis bersama tokoh agama, tokoh adat maupun tokoh lainnya. Khususnya terhadap warga yang masih melakukan ibadah di masjid-masjid,” tandas kapolres.
Kapolres menegaskan, pihaknya akan menerapkan penegakan hukum dengan tegas terhadap setiap orang yang akan melakukan pelanggaran aturan PSBB. Namun, terlebih dahulu ditempuh langkah persuasif.
“Untuk upaya pertama kita berikan teguran dengan menggunakan blank. Bila masih tetap tidak diindahkan, maka alternatif akhir kita berlakukan adalah mengamankan orangnya dan diproses hukum,” terangnya.
AKBP Boy juga menyerukan agar pada saat pembagian bantuan logistik ke warga, seluruh personel polri harus bekerja sama dengan TNI, dan Pemkab Gowa. Pengawalan dilakukan untuk pendistribusiannya dan melakukan pengecekan kualitas, kuantitas serta data penerima bantuan.
Seiring dengan persiapan penerapan PSBB di Gowa, jajaran pengamanan menggelar patroli skala besar yang melibatkan 1 SST personel Brimob Polda Sulsel. Patroli berlangsung Senin malam (27/4), dengan tujuan memberi rasa aman kepada warga yang sedang berada di rumah.
Patroli skala besar ini dilakukan tim terpadu, yakni TNI, Polri, Satpol PP Gowa Dishub. Berlangsung mulai pukul 21.45 Wita hingga jelang tengah malam. Dipimpin Kanit Turjawali Satuan Sabhara Polres Gowa Ipda Anwar Mansyur.
“Patroli ini dilakukan guna menjamin keamanan masyarakat untuk mengantisipasi aksi kejahatan yang muncul di tengah pandemi covid-19. Juga memberikan imbauan kepada warga yang tidak menggunakan masker dan berkumpul menjelang PSBB di Kabupaten Gowa. Jadi meski PSBB diundur, kami tetap melakukan pemeriksaan dan pembatasan keluar masuknya warga,” jelas kapolres.
Ada yang menarik dalam pelaksanaan patroli kali ini. Jika sebelum-sebelumnya personel yang dilibatkan berpatroli masih memberikan edukasi, untuk saat ini para personel Brimob Polda dipersenjatai lengkap. Termasuk dibekali rotan.
Patroli yang digelar hingga Selasa siang kemarin, tim terpadu menghampiri para warga yang sedang berkumpul dan langsung membubarkannya. Mereka diberi peringatan agar tetap di rumah di tengah situasi pandemi covid-19 saat ini.
“Patroli skala besar ini kami dibackup dari peronel Brimob Polda Sulsel. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berkumpul. Tadi kami mendapati beberapa warga masih tidak menghiraukan imbauan pemerintah. Seperti masih ada yang berkumpul dan tidak menggunakan masker. Kami meminta mereka untuk segera kembali ke rumah masing-masing,” jelas kapolres.
Dalam tahap uji coba pelaksanaan PSBB, sejumlah akses masuk dan keluar ke Kabupaten Gowa mulai ditutup. Yakni poros Jalan Sultan Hasanuddin yang berbatasan dengan Jalan Sultan Alauddin, Makassar. Jalan Tun Abdul Razak-Hertasning. Poros Kalaserena Bontonompo-Takalar. Poros Jenemadinging-Pattalassang (Maros). Poros Samata-Antang.

Maros Tunggu Evaluasi

Bupati Maros Hatta Rahman, menanggapi anjuran Presiden Joko Widodo melalui Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah untuk segera melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Maros.
Menurut Hatta Rahman, pihaknya masih akan melakukan pemantauan proses penerapan PSBB yang sedang berlangsung di Kota Makassar, dan respons atas imbauan yang sebelumnya telah banyak dikeluarkan untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19.
“Kita mau evaluasi dulu. Kita lihat juga apakah Makassar dan Gowa berhasil. Apa bedanya yang sedang kita lakukan sekarang dengan PSBB,” ujarnya, kemarin.
Bupati menambahkan, sejak awal telah mengeluarkan sejumlah kebijakan-kebijakan untuk ikut menekan penyebaran wabah ini. Sejumlah bantuan kepada warganya yang positif covid-19 di wilayahnya itu juga sudah tertangani.
“Jadi apa bedanya kalau diakui dengan tidak. Kita lihat dulu berhasil atau tidak di Makassar. Jangan sampai orang lebih takut tidak dapat sembako daripada takut corona,” tutup Hatta Rahman. (sar-ari)




×


Polisi di Gowa Dipersenjatai Rotan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar