MAKASSAR, BKM — Hari kelima bulan suci Ramadan dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih juga terjadi kerumuan dan aksi tawuran antara kelompok remaja. Seperti pada Selasa malam (28/4), terjadi tawuran antara kelompok di Jalan Hati Murni.
Kedua kelompok tawuran saling menyerang dan kejar-kejaran menggunakan batu. Kedua kelompok yang bertikai itu tidak ada yang korban. Tawuran reda setelah tim gabungan dari Polsek Mariso dan Koramil serta anggota Satpol PP di Posko Covid-19 BKO Kecamatan Mariso, turun ke lokasi tawuran antara kelompok remaja di Jalan Hati Murni.
Petugas langsung melakukan pengamanan dan berhasil mengamankan lima orang remaja yang diduga terlibat dalam tawuran antara kelompok remaja ini. Mereka sebelumnya sempat melarikan diri dan bersembunyi di salah satu lorong di Jalan Hati Murni. Mereka kemudian digelandang ke atas mobil patroli Polsek Mariso untuk didata identitasnya dan kemudian dibotaki karena gondrong.
Kapolsek Mariso, Kompol Achmad Yulias, mengemukakan, seharusnya di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB) akibat Covid-19 dan pada bulan suci Ramadan ini, mesti menahan diri dan keluarga untuk membatasi aktivitas yang tidak bermanfaat.
Apalagi sampai melakukan tawuran antara kelompok yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Kelima remaja ini setelah didata identitas dibuatkan surat perjanjian dan dipulangkan untuk tidak tawuran lagi.
Kapolsek Mariso mengimbau kepada orangtua agar melarang dan membatasi anak-anaknya untuk keluar rumah di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19. (jul/mir)
Pelaku Tawuran Antar-Kelompok Dibotaki
×

