pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

NA: Mudah-mudahan tidak Digunakan

RSUD Sayang Rakyat dan RSUK Dadi Miliki Ruang IC

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah meresmikan ruangan infection center (IC) RSUD Sayang Rakyat dan RSUK Dadi Sulsel, Senin (11/5). Peresmian dilakukan bersama Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, Kapolda Irjen Pol Mas Guntur Laupe, Kajati Firdaus Dewilmar, serta Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani.
IC RSUD Sayang Rakyat dan RSUK Dadi ini merupakan ruangan khusus untuk penanganan pasien covid-19 dengan jumlah kamar sebanyak 106. Sedangkan untuk RSUK Dadi, tersedia 150 tempat tidur.
Nurdin berharap, dengan bertambahnya fasilitas khusus IC ini mudah-mudahan tidak digunakan bagi pasien covid-19. Karena Sulsel mengalami tren yang cukup baik untuk tingkat kesembuhan pasien penyakit akibat virus corona ini.
“Kita menambah lagi satu fasilitas khusus untuk infection center. Tentu kita berharap mudah-mudahan ini tidak digunakan, karena harapan kita adalah bagaimana pasien-pasien covid-19 terus terjadi penurunan. Tapi ini kan bukan jangka pendek ke depan. Kita tidak tahu virus apalagi yang akan datang, sehingga tentu kita harus mempersiapkan diri,” kata Nurdin Abdullah usai peresmian.
Ia mengaku, dengan peresmian ruangan ini, Sulsel akan menjadi pusat rujukan penyakit infeksi. “Tapi saya yakin Insyaallah ini akan menjadi pusat rujukan untuk penyakit-penyakit yang punya infeksi, termasuk covid-19,” katanya.
Karena itu, ia menyampaikan agar masyarakat Sulsel tidak perlu khawatir dengan kualitas dan keadaan ruangan isolasi ini. Sebab sudah dilengkapi dengan fasilitas hotel bintang lima.
“Masyarakat Sulsel tidak usah khawatir, kita mendapatkan satu ruang isolasi yang sangat representatif. Ini juga kita lihat dilengkapi dengan Wifi dan televisi. Jadi nggak ada lagi alasan untuk tidak melakukan isolasi bagi masyarakat yang bermasalah, terutama yang ODP, OTG dan PDP,” jelasnya.
Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bidang Kesehatan Prof Budu menjelaskan, Sulsel memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni di bidang kesehatan. Khusus untuk rumah sakit dengan IC, didukung 10 dokter ahli paru, 15 dokter anastesi,10 dokter ahli gizi, 10 dokter laboratorium, 13 dokter analisis laboratorium, dan dua dokter penyakit dalam beserta enam tim manajemen disaster.
Sementara untuk kebutuhan ventilator sendiri, RSUD Sayang Rakyat memiliki 10 unit dan RSUK Dadi sebanyak 12 ventilator. “Kita sangat siap sekarang, apalagi dengan SDM kita sudah siap,” ujarnya di RSUD Sayang Rakyat.

195 Sembuh di Makassar

Pasien covid-19 yang sembuh di Kota Makassar terus bertambah, meski trennya tidak terlalu signifikan. Namun hal itu menjadi kabar baik bagi penanganan penyakit tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah T Azikin, mengatakan pasien sembuh berkat kemauan dan tekad kuatnya agar terbebas dari virus corona. Selain itu, mereka yang berhasil sembuh juga mampu meningkatkan daya tubuhnya yang terus menurun saat terserang virus. Pasien mengonsumsi makanan yang bergizi dan dianjurkan serta minum obat yang disarankan.
Naisyah menambahkan, petugas juga menyemangati pasien covid-19 selama di rumah sakit dengan memberikan dukungan moril. Setelah sembuh, tetap diberikan pendampingan agar terus menjaga kesehatan tubuhnya.
“Di rumah sakit, mereka yang memiliki gejala kami berikan antibodi dan makanan bergizi. Yang dinyatakan sembuh setelah melewati hasil uji swab hingga beberapa kali,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, hingga akhir pelan lalu, jumlah pasien covid-19 yang sembuh di Kota Makassar sudah menyentuh angka 195 orang dari jumlah 466 kasus positif. (nug-rhm)



×


NA: Mudah-mudahan tidak Digunakan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar