pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pasien Kurang, RSI Faisal Rumahkan 157 Pegawai

MAKASSAR, BKM — Pandemi covid-19 terus membawa dampak terhadap para pekerja. Bukan hanya sektor perhotelan, restoran, rumah makan, serta industri yang mengalaminya. Tapi juga bidang kesehatan.
Rumah Sakit Islam (RSI) Faisal Kota Makassar memutukan untuk merumahkan karyawannya. Sebanyak 157 pegawai yang selama ini bekerja di RS swasta tersebut tak lagi melaksanakan tugasnya. Keputusan itu tertuang dalam surat keputusan manajemen rumah sakit tertanggal 8 Juni 2020.
Kepala Humas RSI Faisal Andi Aan Astaman, tidak menampik hal itu ketika dikonfirmasi, Selasa (9/6). Kata dia, langkah merumahkan pegawai ditempuh karena terjadinya penurunan pendapatan yang diperoleh pihak rumah sakit. Dia pun belum bisa memastikan sampai kapan batas waktu pegawai dirumahkan.
“Iya, betul ada (merumahkan karyawan). Belum ada kepastian sampai kapannya. Kalau kondisi keuangan rumah sakit sudah kembali normal, pasti kita panggilji lagi. Cuma belum ada keputusan, karena itu ada di pihak yayasan,” ujarnya, Selasa (9/6).
Selain itu, dirinya juga mengaku 157 pegawai yang dirumahkan belum pasti mendapat hak apa-apa, selain dari gaji bulan sebelumnya yang diterima. Adapun mereka yang dirumahkan terdiri dari tenaga kesehatan, penata rekening, teknisi, sopir, dan bidang lainnya.
“Kalau untuk gajinya, kita kasih yang bulan kemarin. Saya kurang tahu haknya kalau dirumahkan, karena mereka sudah komitmen dengan RS. Mereka juga sudah tanda tangan,” jelasnya.
Sejujurnya, menurut Aan Astaman, selama tiga bulan terakhir, manajemen rumah sakit sudah memutar otak untuk bisa memperoleh pendapatan. Karena terjadi penurunan jumlah kunjungan serta berobat pasien. Bahkan angkanya mencapai 80-90 persen.
“Sebagai rumah sakit swasta, kita kan mengandalkan dari jumlah kunjungan pasien. Tiga bulan kemarin saja kita berusaha bagaimana bisa survive. Tapi Insyaallah kalau situasi sudah stabil, kita panggil pegawai kita kembali,” ucapnya.
Meski terjadi pengurangan pegawai dalam jumlah banyak, Aan mengakui tidak operasional RS tidak berubah. Karena jauh sebelumnya, jam operasional dan beberapa ruang perawat memang telah ditutup karena berkurangnya jumlah kunjungan pasien.
“Tidak adaji berubah. Masih seperti biasa. Karena selama tiga bulan kita juga tutup ruang perawatan karena kurang pasien. Selama tiga bulan terakhir juga tidak ada yang dirumahkan, Cuma kita atur jadwal shiftnya. Namun setelah kita pikir-pikir, sampai kapan begini,” tandasnya. (ita)



×


Pasien Kurang, RSI Faisal Rumahkan 157 Pegawai

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar