pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Longsor di Taring, Lima KK Mengungsi Poros Garing Terputus

GOWA, BKM — Hujan deras yang mengguyur di wilayah pegunungan sejak beberapa hari terakhir, telah menyebabkan longsor di Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa.

Longsor ini sempat membuat sejumlah warga setempat kalang kabut.

Longsor yang terjadi pada Minggu (14/6), membuat lima KK (kepala keluarga) di desa itu lari menyelamatkan diri. Mereka kini mengungsi sementara di rumah kerabatnya yang lebih aman.

Kepala Desa Taring, Andi Aziz yang dikonfirmasi, Minggu siang (14/6), mengatakan, longsor tersebut menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan.
”Ada lima KK terpaksa mengungsi tengah malam ke rumah kerabatnya.
Selain longsor, luapan air sungai juga mengancam beberapa rumah di pinggirannya,” kata Kades.

Lima KK yang mengungsi berdasarkan data kiriman Kepala Desa Taring, yakni keluarga Rustam (bersama isteri Sunarti dan anaknya Fachri Ardiansyah), keluarga Lappi (bersama istrinya Caya dan anaknya Asdar Muhtamar), keluarga Nasang (bersama isterinya Bau dan dua anaknya, Salmia Sari serta Andini), keluarga A Muh Sabri Alvandi (bersama isterinya Salma dan seorang anaknya A Arfan Hamid Ramadhan), dan keluarga Rizal Baking (bersama isterinya Eka).

”Iya, kelima KK ini sudah dievakuasi dan sudah ditangani kami pemerintah desa,” kata Kades Taring.

Dikatakan, kejadian longsor ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa namun pihaknya tetap mendata kerugian yang dialami warga yang terdampak longsor tersebut, meski longsor yang terjadi tidak terlalu parah.

Selain di Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, longsor juga terjadi di Desa Garing, Kecamatan Tompobulu. Longsor yang jauh dari pemukiman penduduk ini membuat jalan desa terisolir karena tertutup material longsor.

Tingginya curah hujan sepanjang area pegunungan Bawakaraeng dan Lompo Battang, mengakibatkan longsor di sejumlah wilayah dataran tinggi sejak Sabtu (13/6).

Karena tertimpa material longsor, akses jalan di Desa Garing, jalur menuju Dusun Bangkeng Ta’bing pun tertutup. Sehingga mengisolasi satu kampung.

”Longsoran berada di titik jalan yang menghubungkan dusun di Desa Garing. Panjang longsoran cukup jauh, yakni sekitar 120 meter. Akibatnya, jalur untuk memasuki Dusun Bangkeng Ta’bing cukup susah. Karena jalur utama terputus,” kata Camat Tompobulu, Harifuddin, saat dihubungi via gawaimya (HP), Minggu siang (14/6).

Harifuddin mengatakan, pihaknya bersyukur karena lokasi longsoran jauh dari pemukiman. Namun dua tiang listrik ikut roboh berakibat jaringan listrik di desa tersebut padam.

”Sementara Dusun Bangkengt Ta’bing terisolir. Selain medannya sulit apabila memasuki jalur lain, seluruh warga dusun sejak pukul 02.00 dini hari tadi mengalami kegelapan, karena aliran listrik terganggu,” kata Camat Tompobulu.

Pihaknya, kata dia, sementara melakukan pembersihan lokasi walaupun seadanya.

”Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pemerintah kabupaten, semoga material yang menutupi jalan cepat dibersihkan dengan cara gotong royong oleh masyarakat setempat,” kata Camat Tompobulu. (sar/mir)



×


Longsor di Taring, Lima KK Mengungsi Poros Garing Terputus

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar