TAKALAR, BKM — Puluhan warga dari desa Lassang Barat (Lasbar), Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut) dengan menggunakan bebeapa kendaraan bak terbuka mendatangi kantor bupati Takalar.
Mereka datang untuk menggelar aksi unjuk rasa mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar mencopot pelaksana tugas (Plt) kepala desa dan sejumlah aparat desa yang mendapatkan sepeda yang dibebankan pada belanja dana desa (DD).
”Kami minta bupati Takalar segera mencopot kepala desa dan aparatnya yang terlibat dalam pembelian sepeda yang bersumber dari dana desa,” kata Daeng Tajang, tokoh masyarakat Desa Lassang Barat, Senin (22/6).
Akibat demo warga Desa Lassang Barat didampingi Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (Hipermata), jalan di depan kantor bupati Takalar mengalami kemacetan panjang. Dalam orasi mahasiswa juga menuntut agar aparat penegak hukum segera memeriksa penggunaan dana Desa Lassang Barat. Kuat dugaan dana desa dan alokasi dana desa telah diselewengkan.
”Kami juga telah melaporkan resmi dugaan korupsi dana Desa Lassang Barat ke Polres Takalar,” kata jendral lapangan aksi, Asman Putra Surya.
Sebelum massa menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor bupati Takalar, massa terlebih dahulu menggelar demo di kantor Desa Lassang Barat. Sejumlah fasilitas kantor nyaris diamuk massa. Beruntung beberapa mahasiswa dapat menenangkan suasana dan kondisi. (ira/mir/c)
Hipermata dan Warga Lasbar Demo di Kantor Bupati Takalar
×

