pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

UTBK Terapkan Protokol Kesehatan

Peserta Pakai Masker dan Kaus Tangan

MAKASSAR, BKM — Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mulai berlangsung hari ini, Senin (6/7). Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Negeri Makassar (UNM), serta Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar telah mempersiapkan pelaksanaannya.
Universitas Hasanuddin sebagai Pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar akan menggelar ujian berbasis komputer sebanyak 10 sesi ujian mulai tanggal 5 hingga 14 Juli 2020.
Kasubdit Humas dan Informasi Publik Direktorat Komunikasi Unhas Ishaq Rahman, mengatakan sehari sebelum pelaksanaan, persiapan UTBK telah dimatangkan. Mulai dari sosialisasi hingga bincang secara daring dengan peserta. Termasuk mengecek langsung lokasi pelaksanaan ujian, mempersiapkan pengawas ruangan, penanggung jawab lokasi, petugas umum, teknisi IT, hingga panitia teknis lainnya.
“Insyaallah pelaksanaan ujian UTBK besok (hari ini) tidak ada kendala. Semuanya sudah siap. Ujian tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Karena di tengah pandemi covid-19, kita menerapkan banyak sekali penyesuaian. Utamanya dalam mematuhi protokol kesehatan,” terang Ishak Rahman, Minggu (5/7).
Disebutkan, pendaftar Unhas untuk jalur UTBK 2020 sebanyak 19.025 peserta. Mereka akan melaksanakan ujian pada 14 lokasi. Masing-masing tiga lokasi di lingkungan Unhas, dan 11 lokasi mitra.
“Setiap hari, ujian akan berlangsung dalam dua sesi, yaitu pagi hari dan siang atau sore hari. Sebelum ujian, peserta kita beri arahan untuk memperhatikan betul protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh LTMPT dan Pusat UTBK Unhas,” jelasnya.
Terkait pengamanan saat ujian, lanjut Ishak, bukan hanya petugas dan pengawas yang melaksanakannya. Pihak-pihak yang terlibat diminta untuk mengetahui berbagai perubahan yang terjadi pada pelaksanaan UTBK tahun ini.
“Semua yang kami utus harus berperan penting. Mereka harus proaktif mengawasi peserta. Bukan saja untuk memastikan kejujuran dalam ujian, namun juga tindakan yang sesuai protokol kesehatan,” imbuhnya.
Sementara itu, Koordinator Pelaksanaan UTBK UIN Alauddin Makassar Faisal Rahman, mengatakan pihaknya juga melakukan antisipasi penularan covid. Untuk pelaksanaan ujian, di kampus 2 UIN Alauddin dipakai sebanyak lima ruangan. Yakni di lab komputer prodi S1 dan TI Fakultas Saintek.
“Kalau peserta UTBK yang akan tes dengan menggunakan lokasi lab komputer Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin kurang lebih 950 peserta. Kalau regulasi tetap mengacu pada Panitia Pusat LTMPT,” katanya.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Masyarakat (Humas) UIN Alauddin Makassar Ismi Sabariah, menyebut peminat UTBK sebanyak 3.601. Proses relokasi peserta LTMPT telah dilakukan, membuat perubahan yang signifikan dari sebaran sesi pada mitra dari enam sesi menjadi 9-10 sesi.
“Pelaksanaan untuk di kampus UIN Alauddin, Insyaallah sudah aman dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kalau yang memilih UIN Alauddin sebagai pilihan jalur SBMPTN sebanyak 725 dari 16 prodi. Peminat sebanyak 3.601. Info dari Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Mardan, lokasi yang kita gunakan ada dua di kampus dan lima lokasi mitra,” jelasnya.
Pelaksanaan UTBK berlangsung di MAN 2, SMAN 11, SMK Telkom, SMK1, dan SMKN 10 Makassar. Setiap harinya akan dibagi dalam dua sesi. Masing-masing pukul 09.00-11.15 Wita, yang kemudian dilanjut sesi kedua pukul 14.00-16.15 Wita. “Info dari panitia, sebaran pada mitra ada 10 sesi,” ucapnya.
Koordinator Humas Panitia Pusat UTBK 712 UNM Prof Muhammad Jufri yang dihubungi terpisah, menyatakan persiapan untuk pelaksanaan ujian terdiri dari penyiapan fasilitas ujian dan personal.
“Sebelum pelaksanaan UTBK, peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai standar khusus dari gugus tugas covid-19. Meliputi penerapan sosial dan physical distancing, pemeriksaan suhu tubuh, fasilitas cuci tangan, penggunaan marker dan alat pelindung diri lainnya, serta penyiapan hand sanitizer,” ujar Jufri.
Dekan Psikologi UNM ini menambahkan, panitia dan pengawas dibekali ketentuan pengawasan UTBK dan protokol kesehatan. Ia juga mengingatkan agar peserta yang akan mengikuti ujian untuk menggunakan masker dan menggunakan kaus tangan.
“Setiap sesi ke sesi yang lainnya memiliki jeda yang cukup lama. Sekitar dua jam. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan, baik peserta yang sudah ujian maupun yang belum melaksanakan ujian. Ruangan dan komputer yang digunakan bergantian secara berkala dilakukan sterilisasi,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, UTBK berlangsung dalam tiga tahap. Tahap pertama dilaksanakan 5-14 Juli 2020, tahap dua 20-29 Juli 2020. Sedangkan pada tahap tiga (force majeur) pada 30 Juli-2 Agustus 2020.
Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan UTBK, UNM menyiapkan sejumlah titik lokasi UTBK-SBMPTN 2020, selain menggunakan fasilitas kampus. Total yang akan dipergunakan sebanyak 58 ruangan. Setiap sesi pelaksanaan dalam ruangan hanya ada 15 orang.
“Tahun sebelumnya setiap ruangan ada 30 orang, karena adanya pandemi covid-19. Jadi jumlah peserta dalam ruangan kelas dikurangi hingga setengahnya,” jelasnya.
Jumlah peserta UTBK yang akan melangsungkan ujian di UNM sebanyak 13.538 orang. Sementara yang akan diterima sebanyak 40 persen kuota dari tiga jalur yang tersedia.
Rektor UNM Prof Husain Syam bersama jajaran pimpinan dan panitia pelaksana UTBK jalur SBMPTN melakukan pemantauan jalannya UTBK yang berlangsung di UNM, Minggu (5/7). Pelaksanaan UTBK yang digelar tatap muka di tengah pandemi virus corona, panitia pelaksana telah membuat sejumlah perosedur dan ketentuan yang harus dipatuhi peserta sesuai dengan protokol kesehatan dan kebijakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dalam mencegah terjadinya penyebaran virus covid-19.
Husain mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan jalannya pelaksanaan UTBK sesuai dengan standar kesehatan. Untuk memastikannya, ia pun melakukan pemantauan ke sejumlah lokasi UTBK di UNM untuk memastikan pelaksanaan berjalan dengan baik.
“Kami bersama unsur pimpinan ingin memastikan betul bahwa semua pelaksanaan UTBK berjalan dengan lancar sesuai dengan standar protokol covid dan kebijakan dari LTMPT. Karena yang paling penting kesehatan adalah segalanya, sehingga kami memastikan semua berjalan dengan lancar sesuai dengan standar kesehatan,” ungkapnya.
Diakui, pihaknya telah melakukan pelaksanaan UTBK sesuai dengan standar kesehatan. Mulai dari mengecek suhu tubuh peserta sebelum masuk ruangan, menyiapkan tempat cuci tangan, menyediakan handsanitizer, dan peserta diwajibkan menggunakan masker. Juga mengatur jarak posisi duduk peserta, dan menyiapkan tenaga medis untuk berjaga.
“Ini kami lakukan untuk menjamin kesehatan peserta dan kita semua yang terlibat dalam pelaksanaan UTBK. Semoga UTBK berjalan dengan baik tanpa ada kendala,” harapnya. (nug-ita)



×


UTBK Terapkan Protokol Kesehatan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar